Desa Dawung merupakan salah satu desa di Kabupaten Karanganyar yang memiliki potensi wisata agro, yaitu wisata Kembang Desa. Namun, wisata ini kurang berkembang sehingga belum berkontribusi terhadap pendapatan desa. Disisi lain, kompetisi dalam pengembangan wisata cukup tinggi yang mengharuskan pemerintah desa perlu melakukan inovasi. Hal ini yang mendasari kegiatan pengabdian masyarakat untuk mendampingi pemerintah desa dalam mengembangkan wisata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan selama enam bulan dimana pada tahap awal dilakukan pertemuan dengan Kepala Desa dan perangkat Desa Dawung untuk mendiskusikan teknis kegiatan pengabdian dan potensi wisata yang dimiliki. Selanjutnya dilakukan penyusunan rencana bisnis pengembangan Kembang Desa yang hasilnya dipaparkan dan mendapat masukan dari perangkat desa, bumdes, dan kepala dusun terkait. Output dari pengabdian masyarakat berupa kerangka logis pengembangan wisata, tahapan pembangunan wisata, dan masterplan telah disetujui oleh semua pemangku kepentingan yang terkait. Hal ini tercermin dari kegiatan sosialisasi, bimbingan dan praktik, serta finalisasi yang selalu dihadiri oleh pemerintah desa, pokdarwis, dan bumdes. Kesimpuan dari kegiatan pengabdian ini adalah rencana bisnis pengembangan Kembang Desa telah dipahami oleh semua pihak yang terkait, dimana implementasi pengembangan integrated agro-edu tourism ini dilaksanakan secara bertahap yaitu program jangka pendek, menengah, dan panjang.