Diah Kurniasari
Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Program Pembelajaran Luar Sekolah pada Jalur Pendidikan Formal Di SD Negeri Brosot Galur Kulon Progo Diah Kurniasari
Journal of Society and Continuing Education Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v3i1.19355

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi dan mendeskripsikan tentang: (1) bentuk dan manfaat program pembelajaran luar sekolah, (2) faktor pendukung dan penghambat pembelajaran luar sekolah.. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu guru, pendidik/pendamping pembelajaran luar sekolah, peserta pembelajaran luar sekolah. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah komponensial secara induktif dengan metode interaktif yang meliputi: pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan keabsahan data yang digunakan adalah trianggulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) bentuk program pembelajaran luar sekolah di SD Brosot yaitu outbond, field trip dan ekstrakurikuler. Manfaat yang diperoleh setelah mengikuti program pembelajaran luar sekolah ini adalah siswa dapat menimba ilmu dengan metode pembelajaran yang menyenangkan sehingga mengurangi rasa bosan. Siswa juga dapat mengembangkan bakat dan minat diri secara maksimal serta meraih prestasi dari hasil belajar bersama pendamping/pendidik pembelajaran luar sekolah. (2) Faktor pendukung pembelajaran luar sekolah: adanya keterlibatan dari pihak sekolah dan orangtua/wali siswa; antusiasme siswa terhadap program pembelajaran luar sekolah; fasilitas dari sekolah untuk menunjang pembelajaran luar sekolah. Faktor penghambat: kurangnya SDM pendidik/pendamping pembelajaran luar sekolah yang berkompeten dan waktu pembelajaran luar sekolah masih belum mencukupi untuk memaksimalkan kegiatan pada ekstrakurikuler kemataraman.