Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kapasitas Pemuda melalui TOT Kepariwisataan Dalam Meningkatkan Pengelolaan Desa Wisata Petingsari Ika Wulandari
Journal of Society and Continuing Education Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v3i1.19353

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan: (1) proses peningkatan kapasitas pemuda melalui TOT Kepariwisataan dalam meningkatkan pengelolaan Desa Wisata Pentingsari, (2) hasil peningkatan kapasitas pemuda melalui TOT Kepariwisataan dalam meningkatkan pengelolaan Desa Wisata Pentingsari, (3) faktor pendukung dan penghambat dalam peningkatan kapasitas pemuda melalui TOT Kepariwisataan dalam meningkatkan pengelolaan Desa Wisata Pentingsari. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif diskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Triangulasi yang digunakan yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan: (1) proses peningkatan kapasitas pemuda melalui TOT Kepariwisataan dalam meningkatkan pengelolaan Desa Wisata Pentingsari mencakup penyadaran, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pengembangan.(2) hasil peningkatan kapasitas pemuda melalui 4 kecakapan yaitu kecakapan personal, kecakapan sosial, kecakapan akademik dan kecakapan vokasional.(3) faktor pendukung dari pemberdayaan pemuda yaitu dukungan dan fasilitas yang diberikan oleh BCA dan trainer dalam pelatihan. Faktor penghambatnya yaitu kendala dalam waktu pelaksanaan yang diundur tidak sesuai rencana awal yang mengakibatkan peserta yang hadir tidak sesuai dengan rencana.
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Melalui Model Problem Based Learning : Improving Mathematical Problem-Solving Skills Through the Problem-Based Learning Model Ika Wulandari; Iis Prasetyo
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 6 No. 02 (2026): Research Articles, August 2026
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v6i02.9303

Abstract

This study aims to enhance the mathematical problem-solving skills of fourth-grade students in an inclusive primary school by implementing the Problem-Based Learning model. The study used the Kemmis and McTaggart Classroom Action Research (CAR) model and was conducted over two cycles comprising planning, implementation, observation, and reflection. The subjects were fourth-grade students at SD Negeri 18 Bengalon. Data were collected through observation, tests, and documentation and analyzed using quantitative and qualitative descriptive methods. The results indicate that the Problem-Based Learning model successfully improved students' mathematical problem-solving abilities. The average score rose from 45.39 in Cycle I to 89.52 in Cycle II. Improvements were also observed across all skill indicators: understanding the problem (from 84.97% to 94.77%), formulating a solution (from 78.43% to 96.08%), executing the solution plan (from 33.03% to 69.28%), and reviewing the results (from 30.39% to 50.00%). An average N-Gain score of 57.97% indicates that the Problem-Based Learning model falls into the "moderately effective" category. Beyond improving learning outcomes, this model fostered a shift toward more student-centered teaching practices—characterized by adaptive guidance, appreciation of thought processes, and the facilitation of diverse problem-solving strategies—thereby making mathematics learning more meaningful within the inclusive primary school setting. These findings reinforce the effectiveness of sustainable inclusive mathematics education.