Aisyah Lartriyani
Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Persepsi Anak Terhadap Pengasuhan Ibu dengan Peran Ganda pada Wanita Pekerja (Buruh) di Kampung Begajah Aisyah Lartriyani
Journal of Society and Continuing Education Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v2i1.19165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi anak terhadap pengasuhan pada peran ganda wanita pekerja (buruh) di Kampung Begajah, Sukoharjo, Jawa Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu wanita pekerja (buruh) dan anak-anak dari wanita pekerja (buruh) di Kampung Begajah. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif metode interaktif yang meliputi pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan penarikan simpulan. Keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi anak terhadap pengasuhan pada peran ganda wanita pekerja (buruh) di Kampung Begajah, Sukoharjo, Jawa Tengah menyatakan baik, ditunjukkan dengan peran ganda wanita pekerja (buruh) tidak berpengaruh negatif pada keluarga. Persepsi anak terhadap peran ganda wanita pekerja (buruh) dalam memenuhi kebutuhan anak sangat baik, ibu mampu menyejahterakan anak dan keluarga dengan memenuhi kebutuhan primer, sekunder dan tersiernya menggunakan penghasilannya. Faktor pendukung keberhasilan dalam pola asuh ibu adalah pemenuhan kebutuhan anak dan penerapan disiplin sejak dini pada anak. Tidak ada faktor yang penghambat ibu dalam mengasuh anak. Dampak positif dari peran ganda wanita pekerja (buruh) ekonomi keluarga meningkat, dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan keluarga. dampak negatif dari peran ganda wanita pekerja yaitu tubuh menjadi mudah lelah dan pegal. Peran ganda ibu tidak berdampak pada pengasuhan anak, ibu dapat membagi waktu antara mengurus rumah tangga dan bekerja.