Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi ekstrakurikuler angklung, hasil pembelajaran ekstrakurikuler angklung, faktor pendukung dan faktor penghambat implementasi ekstrakurikuler angklung pada anak usia dini di Kelompok Bermain Tunas Harapan SKB Kabupaten Sleman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dengan subjek penelitian adalah pengelola, guru, peserta didik, dan wali murid. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik yang dilakukan dalam analisis data adalah model Miles dan Huberman. Teknik yang digunakan untuk menjelaskan keabsahan data adalah dengan menggunakan trianggulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan dilakukan oleh kepala sekolah, guru, dan wali murid. Proses pembelajaran angklung dilaksanakan secara berkelompok dengan kegiatan pembuka yaitu berdoa, kegiatan inti yaitu langsung bermain agklung sesuai arahan dari pelatih, dan diakhiri dengan berdoa serta salam. Model belajar menggunakan model kooperatif. Penilaian pembelajaran ekstrakurikuler angklung dilakukan dengan melihat pedoman indikator bermain angklung (2) Pemahaman anak tentang angkung meningkat setelah mengikuti kegiatan ekstrakurikuler angklung (3) Faktor pendukung pembelajaran ekstrakurikuler angklung adalah sarana dan prasarana yang di gunakan untuk belajar angklung sudah memadai, nyaman serta luas. Faktor penghambat pembelajaran ekstrakurikuler angklung yaitu pelatih datang terlambat, anak tidak memperhatikan instruksi dari pelatih, anak tidak mau membunyikan angklungnya.