Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan berhitung permulaan anak sebelum dan sesudah diterapkan media kincir angka serta mendeskripsikan proses penerapannya.Target utama dari riset ini adalah meningkatkan kecakapan berhitung permulaan anak usia 5–6 tahun dengan memanfaatkan media kincir angka di RA Nurul Hafiz Desa Salahaji, Kec. Pematang Jaya, Kab. Langkat. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus dengan melibatkan 15 peseta didik kelompok B sebagai subjek riset.. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan lembar checklist perkembangan anak. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara kuantitatif deskriptif untuk menghitung persantase ketuntasan belajar klasikal anak. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berhitung permulaan yang sistematis disetiap tahapan.Pada kondisi pra siklus rata-rata nilai kemampuan anak hanya 33,3% dengan kriteria belum berkembang akibat kesulitan melafalkan angka dan penjumlahan sederhana. Setelah diberikan Tindakan, capaian meningkat 53,3% dengan kriteria Mulai Berkembang pada siklus I, dan mencapai target keberhasilan sebesar 86,6% dengan kriteria Berkembang Sesuai Harapan. Kesimpulan penelitian ini membuktikan bahwa penerapan media kincir angka yang dikombinasikan dengan benda konkret secara efektif dan kuat mampu mendongkrak kemampuan berhitung permulaan anak usia dini.