Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kajian Kinerja Simpang Bersinyal Tiga Lengan dan Penerapan Model Simulasi Skenario Buka – Tutup (Studi Kasus: Pintu Satu Unhas dan Abdesir Kota Makassar) Andi Muhammad Ifrad; Lambang Basri Said; Mukhtar Thahir Syarkawi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.106 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i5.6938

Abstract

Kota Makassar sebagai salah satu kota yang perkembangannya sangat pesat serta pertumbuhan penduduknya yang tinggi tidak terlepas dari kondisi trasnportasi yang cukup ramai sehingga menimbulkan berbagai masalah sistem transportasi berupa kemacetan dan tundaan yang besar serta berdampak pada kinerja persimpangan. Analisis kinerja simpang tiga bersinyal pintu satu Universitas Hasanuddin dan Jalan Abd. Daeng Sirua di kota Makassar merupakan penelitian yang menggunakan metode penelitian kuantitatif yaitu melakukan perhitungan data berupa angka dan dianalisis secara statistik. Penelititan ini dianalisis pada saat volume puncak atau Peak Hour dari tiga hari survei. Metodologi yang digunakan pada penelitian persimpangan ini menggunakan metode survei lapangan dan dilakukan pemodelan arus lalu lintas menggunakan komputer yang ditunjang dengan software Vissim. Simpang bersinyal tiga lengan pintu satu Universitas Hasanuddin dan simpang bersinyal tiga lengan Jalan Abdullah Daeng Sirua dari hasil uraian di atas, kinerja simpang bersinyal pintu satu Universitas Hasanuddin, dalam kondisi eksisting memiliki tundaan simpang 19,957 detik/smp pada tingkat pelayanan D. Kapasitas lengan Utara 714, Timur 1839 dan Barat sebesar 3039, derajat kejenuhan arah Utara 0,695, Timur 0,689 dan Barat sebesar 0,692. Sedangkan kinerja simpang jalan Abdullah Daeng Sirua dalam kondisi eksisting memiliki tundaan simpang 44,460 detik/smp dengan tingkat pelayanan E. Kapasitas lengan Selatan 270, Timur 459 dan Barat 580, derajat kejenuhan arah selatan 0,811, Timur 0,780 dan Barat 0,784.