Zulmita Zulmita
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Swadaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Perhitungan Pajak Pertambahan Nilai Dan Pajak Penghasilan Pasal 21 Terhadap Hutang Pajak Pada PT Higashifuji Indonesia Annisa Hayatun Nufus; Bambang Santoso; Zulmita Zulmita
Cakrawala Akuntansi & Manajemen Vol 30 No 1 (2023): Januari - Juni
Publisher : LPPM Swadaya Institute of Business and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56070/cakrawala.v30i1.2

Abstract

One of the Largest Revenues in Indonesia is the Tax Sector. Tax is a taxpayer's contribution which is applied to every taxpayer on the tax object received and the results are submitted to the State, and do not receive direct compensation and are used to finance the development of the State. This study aims to determine the calculation of Value Added Tax and Income Tax Article 21 on the Tax Payable of PT Higashifuji Indonesia. The author limits the limitation of the problem, namely Based on the background of the above discussion, the author limits it to those related to VAT and PPh Article 21 of PT Higashifuji Indonesia. In the calculation of Value Added Tax there is an error in entering the selling unit price on the Output Tax Invoice and PPh article 21, there is an error and miscalculation of PPh 21 due to allowances that have not been entered by the company and incorrectly inputting employee status. This study was conducted to determine the implementation of the reporting of Value Added Tax and Income Tax Article 21 conducted at PT Higashifuji Indonesia. Sources of data used in this study were taken from financial statements regarding tax payments in the company. Technical data collection through observation, interviews, and documentation. Data analysis methods used are quantitative and descriptive methods. After studying and discussing the Value Added Tax and Income Tax Article 21, it can be concluded that there is a difference between the calculation of the company and the calculation of the researcher. From the research results obtained, the value added tax in 2019 then the tax debt that must be paid is Rp. 20,950,500.00, while the calculation of income taxarticle 21 in 2019 the tax payable to be paid is Rp. 9,336,802.90.
Dampak Likuiditas dan Profitabilitas Kecukupan Modal Zulmita Zulmita
Cakrawala Akuntansi & Manajemen Vol 28 No 2 (2021): Juli - Desember
Publisher : LPPM Swadaya Institute of Business and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56070/cakrawala.v28i2.30

Abstract

Likuiditas merupakan konsep penting dalam konteks bisnis yang mengacu pada kemampuan suatu entitas untuk memenuhi kewajiban finansialnya. Namun, bank-bank sering menghadapi tantangan dalam mengelola aset dan kewajiban mereka secara efektif. Dalam upaya mencari solusi yang tepat antara likuiditas dan keamanan, penting bagi bank untuk tetap fokus pada peningkatan keuntungan yang berkelanjutan.Penelitian ini difokuskan pada kecukupan modal Bank Muangmarat Indonesia selama periode 2012 hingga 2020. Kecukupan modal adalah indikator penting bagi bank yang mencerminkan kemampuan mereka untuk menutupi risiko dan menjaga kesehatan keuangan. Melalui analisis yang mendalam, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh likuiditas dan profitabilitas terhadap rasio kecukupan modal Bank Muangmarat Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari laporan keuangan triwulanan Bank Muangmarat Indonesia yang dapat diakses melalui situs resmi mereka. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan kuantitatif, yang memungkinkan peneliti untuk menganalisis data secara menyeluruh dan objektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel likuiditas dan profitabilitas tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kecukupan modal Bank Muangmarat Indonesia. Hal ini menandakan bahwa meskipun likuiditas dan profitabilitas penting dalam menjaga kesehatan keuangan bank, faktor-faktor lain mungkin memiliki pengaruh yang lebih dominan dalam menentukan kecukupan modal.Penemuan ini memiliki implikasi penting bagi praktisi dan pengambil kebijakan dalam industri perbankan. Meskipun likuiditas dan profitabilitas tetap menjadi fokus utama, perhatian juga perlu diberikan pada faktor-faktor lain yang dapat berdampak pada kecukupan modal. Dalam mengelola aset dan kewajiban, bank-bank perlu mempertimbangkan strategi yang seimbang untuk mencapai kecukupan modal yang optimal sambil tetap meningkatkan likuiditas dan profitabilitas mereka.Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang hubungan antara likuiditas, profitabilitas, dan kecukupan modal dalam konteks bank. Namun, penelitian ini juga memiliki keterbatasan, seperti keterbatasan data yang tersedia dan fokus pada satu bank tertentu. Oleh karena itu, penelitian lanjutan dengan melibatkan bank-bank lainnya dan meluas ke aspek-aspek lain dari keuangan perbankan akan menjadi langkah yang berharga untuk memperdalam pemahaman kita tentang isu-isu ini.