Menyongsong Pemilu Serentak 2024, organisasi Partai Golkar Bali sebagai peserta pemilu melakukan komunikasi internal dan eksternal organisasi untuk meningkatkan elektabilitas guna meraih kemenangan secara keseluruhan dalam pemilu legislatif dan presiden. Penelitian ini mencoba mencari tahu standpoint atau sudut pandang fungsionaris perempuan non anggota legislator Partai Golkar Bali yang sedang bersiap berpartisipasi dalam pemilihan legislatif 2024, mengenai komunikasi organisasi internal. Tidak mudah berada dalam sebuah organisasi bersama para legislator yang pada titik tertentu kompetitif. Komunikasi internal organisasi perlu diteliti untuk mengetahui pendapat para fungsionaris perempuan yang memiliki tugas membesarkan organisasi Partai Golkar Bali, di sisi lain fungsionaris perempuan berperan dalam kehumasan partai politik. Penelitian ini menganalisis variasi respon fungsionaris pada pendapat yang terbentuk dari pengalaman nyata dan sumber informasi dari organisasi Partai Golkar Bali. Untuk membahas permasalahan penelitian ini digunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Paradigma penelitian ini adalah fenomenologis. Tradisi penelitian yang digunakan adalah sosiopsikologis. Sumber data penelitian diperoleh dari sumber primer dan sumber sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui beberapa metode yaitu wawancara langsung dan dokumentasi yang terdapat di internet.