Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi lengas tanah/kadar air pada perlakuan variasi dalamnya parit dan frekuensi penyiraman, mendapatkan varietas bawang merah yang menghasilkan pertumbuhan dan hasil paling tinggi pada perlakuan variasi dalamnya parit, mendapatkan varietas bawang merah yang menghasilkan pertumbuhan dan hasil paling tinggi pada perlakuan frekuensi penyiraman, mendapatkan varietas bawang merah yang menghasilkan pertumbuhan dan hasil paling tinggi pada perlakuan variasi dalamnya parit dan frekuensi penyiraman, mengetahui adanya interaksi antara varietas bawang merah, variasi dalamnya parit dan frekuensi penyiraman yang diujikan dilihat dari variabel pertumbuhan dan hasil bawang merah. Penelitian dilakukan di Desa Pulosari Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes selama tiga bulan (Juni sampai dengan Agustus 2019). Penelitianan dilakukan dengan menggunakan Rancangan Petak Petak Terbagi (Split Split Plot Dsign) dengan rancangan dasar RAKL dan diulang 3 (tiga) kali. Faktor yang dicoba adalah : Kedalaman Parit (P = 3), Varietas (V = 3) dan Frekuensi Penyiraman (F = 2). Data yang diperoleh dianalisa dengan menggunakan analisis sidik ragam pada taraf kesalahan 5 %, apabila terjadi perbedaan nyata dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kadar lengas tanah tertinggi pada perlakuan kedalaman parit dan frekuensi penyiraman dimiliki oleh perlakuan kedalaman parit 70 cm dan frekuensi penyiraman dua kali sehari (37,06 mm.10 cm-1), varietas bawang merah yang menghasilkan pertumbuhan dan hasil paling tinggi pada perlakuan variasi kedalaman parit dan frekuensi penyiraman adalah Sumenep (V3) dan adanya interaksi varietas, kedalaman parit dan frekuensi penyiraman terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah.