Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Jatuhnya Rezim Khmer Merah dan Kekuasaan Hun Sen di Kamboja Pasca Itu Dian Fitriani Lestari
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.349 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i11.11712

Abstract

Jatuhnya rezim Khmer Merah pada tahun 1979 dan pengambilalihan kekuasaan oleh Hun Sen di Kamboja telah memberikan dampak yang signifikan pada sejarah dan politik negara tersebut. Setelah kekuasaan Khmer Merah yang kejam dan kebijakan mereka yang tidak berpihak pada rakyat, Kamboja mengalami transisi menuju pemerintahan yang lebih stabil dan demokratis di bawah kepemimpinan Hun Sen. Meskipun terdapat kritik terhadap cara Hun Sen mempertahankan kekuasaannya dan perlakuan terhadap oposisi politik, Kamboja telah mengalami kemajuan dalam bidang ekonomi dan infrastruktur. Namun, ada juga isu-isu yang perlu diatasi seperti korupsi dan hak asasi manusia yang masih menjadi masalah di Kamboja. Sejak Jatuhnya rezim Khmer Merah, Kamboja telah mengalami banyak perubahan dan tantangan politik, sosial, dan ekonomi. Namun, dengan adanya upaya untuk memperbaiki keadaan, Kamboja dapat terus berkembang dan meningkatkan kesejahteraan rakyatnya di masa depan.