Kinerja pegawai suatu organisasi merupakan hasil sinergi dari beberapa faktor seperti budaya organisasi, komitmen organisasi, dan gaya kepemimpinan. Penelitian ini mencoba menganalisa pengaruh budaya organisasi dan gaya kepemimpinan terhadap komitmen organisasi di Puskesmas Juata Kota Tarakan serta memberikan masukan mengenai implikasi kebijakan yang dapat dilakukan oleh manajemen Puskesmas Juata untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja pegawai. Penelitian dilakukan pada pegawai Puskesmas Juata dengan populasi berjumlah 81 orang baik itu ASN maupun non ASN. Sampel diambil sebanyak 67 responden yang memiliki masa kerja > 2 tahun dengan metode pengambilan sampel acak sederhana. Skala likert digunakan untuk mengukur variabel. Adapun untuk menganalisis data yaitu melalui metode analis jalur. Secara signifikan, komitmen organisasi dipengaruhi oleh budaya organisasi dan gaya kepemimpinan, dengan demikian peningkatan dari penerapan budaya organisasi serta dukungan dari Kepala Puskesmas dapat secara bersama meningkatkan komitmen organisasi pegawai Puskesmas Juata. Selain itu, penelitian ini juga membuktikan bahwa budaya organisasi, gaya kepemimpinan, komitmen organisasi secara bersamaan berpengaruh signifikan pada variabel kinerja pegawai, sehingga peningkatan dari penerapan budaya organisasi, dukungan dari Kepala Puskesmas serta komitmen organisasi pegawai yang tinggi akan dapat secara bersama meningkatkan kinerja pegawai Puskesmas Juata. Hal yang perlu menjadi perhatian, manajemen Puskesmas diharapkan menerapkan sistem yang konsisten dalam pengawasan untuk mengendalikan perilaku pegawai Puskesmas.