Khristian Hendy Setiawan
Universitas Ciputra

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EVALUASI LEADERSHIP SKILL CEO MAZE DALAM MENINGKATKATAN KINERJA BISNIS MAZE Khristian Hendy Setiawan; Fransisca Desiana
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 3 No. 3 (2018)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/jp.v3i3.723

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: mengetahui hasil evaluasi Leadership skill CEO dalam meningkatkan kinerja bisnis MAZE. Objek dalam penelitian ini adalah perusahaan Lautan Berkat dengan Brand MAZE, perusahaan ini berdiri pada tahun 2015 dan bergerak di bidang fashion. Data dikumpulkan menggunakan metode wawancara dan hasilnya dianalisis menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sembilan indikator yang mewakili Leadership skill CEO Maze, yaitu kemampuan komunikasi, menyelesaikan masalah, pengambilan keputusan, pembangunan tim, menyelesaikan konflik, perencanaan, menetapkan tujuan, dan tanggung jawab. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa kesembilan indikator yang mewakili Leadership skill CEO Maze dinilai baik oleh anggota project. Hanya saja ada satu hal penting yang harus diperhatikan, yaitu dalam masalah menyelesaikan masalah, pengambilan keputusan, perencanaan, dan penetapan tujuan masih dalam tataran teoritis saja, sementara dalam prakteknya masih sangat kurang. Sebagai contoh dalam masalah produksi, CEO sudah mengetahui solusi yang bisa diterapkan, akan tetapi solusi tersebut tidak pernah dilakukan sehingga masalah dalam produksi juga belum bisa dilaksanakan. Satu hal lain yang juga berpengaruh pada kinerja bisnis Maze adalah dalam masalah motivasi menjalankan bisnis masih kurang. Motivasi anggota tim masih sekedar untuk memenuhi tugas project saja, bukan motivasi untuk menjalankan bisnis, sehingga ketika ada masalah atau kendala dalam bisnis tidak segera diatasi dan masalah menjadi berlarut-larut.