Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

POTENSI COOKIES KENCUR SEBAGAI INOVASI PRODUK USAHA Dea Lestari; Siti Chairiyah Batubara
Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan Vol 6, No 1 (2023): JUNE
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/kewirausahaan.v6i1.1499

Abstract

Cookies kencur adalah jenis makanan ringan yang terbuat dari campuran tepung terigu, gula pasir, gula aren, telur, margarin, bubuk jahe, garam, dan soda kue serta bubuk kencur dengan penambahan konsentrasi yang berbeda pada adonan. Manfaat khas dan bau kencur akan meningkatkan karakteristik cookie yang diproduksi sehingga akan menjadi populer. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor tunggal, dengan menambahkan serbuk kencur dengan tingkat berbeda 0%; 2%; 4%; 6% dan 8%, dengan tiga pengulangan dilakukan. Teknik analisis yang digunakan adalah Analysis of Variance (ANAVA) untuk melihat pengaruh masing-masing perlakuan, jika ada pengaruh yang terjadi dari masing-masing perlakuan, maka selanjutnya dilakukan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test). Tes DMRT dilakukan untuk melihat level mana yang menghasilkan kualitas yang berbeda pada tes ANAVA. Kualitas kencur ditentukan oleh uji fisik, kimia dan organoleptik. Tes fisik dilakukan dengan uji kekerasan; tes kimia dilakukan pada kadar air, kadar abu, protein, lemak, karbohidrat dan serat kasar, sementara uji organoleptik dilakukan dengan melakukan uji kualitas hedonik dan uji hedonik pada tingkat warna, aroma, bau dan tekstur serta uji peringkat keseluruhan cookies kencur. Formulasi terbaik dari hasil penelitian ini adalah formulasi 2% kencur. Hasil analisis terhadap kualitas cookies kencur dengan menambahkan 2% serbuk mengandung 21,78 (gf) kekerasan, 2,65 (%) kadar air, 1,82 (%) kadar abu, kadar protein 7,65 (%), kandungan lemak 20,55 (%), karbohidrat 71,58 (%) dan kandungan serat 1,66 (%)
POTENSI BUBUK BUNGA KECOMBRANG SEBAGAI PENGAWET ALAMI PADA SIOMAY IKAN TENGGIRI Meinia Ayu Santika; Siti Chairiyah Batubara
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 3 (2024): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol3.2024.295

Abstract

Serbuk bunga kecombrang mempunyai komponen kimia seperti alkaloid, saponin, flavonoid, fenolik, triterpenoid, steorid dan glikosida yang berpotensi sebagai antimikroba dan pengawet alami. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) empat kali ulangan, empat konsentrasi dengan satu faktor. Faktor yang diteliti adalah konsentrasi serbuk bunga kecombrang (0%; 1%; 2% dan 3%). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tepung bunga kecombrang terhadap kualitas pangsit ikan tenggiri. Pengamatan mutu pangsit ikan tenggiri dilakukan dengan uji kimia (kadar air, kadar abu, kadar protein, kadar lemak dan nilai pH), uji mikrobiologi (uji total mikroba dan uji total kapang dan ragi), uji organoleptik (uji hedonik, dan mutu hedonik). tes). Data diolah secara statistik menggunakan aplikasi SPSS dengan analisis satu arah (One-way ANOVA) pada tingkat kepercayaan 95%. Uji Duncan dilakukan untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan apakah ANOVA mempunyai pengaruh yang nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung kecombrang 1% menghasilkan siomay ikan tenggiri kualitas terbaik yang mempunyai kandungan kadar air (70,50%), kadar abu (6,25%), kadar protein (0,96%), kadar karbohidrat (18,34%), kadar lemak ( 2,80%) dan pH( 6,25) total mikroba (2,66) log CFU/g, total kapang dan khamir (3,25%).
EDUKASI PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI PEMASARAN DIGITAL KEPADA UMKM Annisa Retno Utami; Giyatmi Giyatmi; Siti Chairiyah Batubara
ABDIMAS UNWAHAS Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v9i1.11014

Abstract

Era digitalisasi menuntut pelaku UMKM untuk dapat memanfaatkan teknologi informasi salah satunya dalam melakukan pemasaran digital. Namun, tidak semua pelaku UMKM paham dalam menggunakan media promosi digital dalam memasarkan produknya, salah satunya pada UMKM yang berada di Kota Tangerang Selatan dan sekitarnya. Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu 1) memberikan edukasi penggunaan teknologi informasi khususnya media sosial sebagai media promosi digital, 2) memberikan edukasi tips dan trik dalam penggunaan media promosi digital khusus pada Instagram dan Whatsapp Bisnis, 3) memberikan edukasi penggunaan hastag dalam menggunakan media promosi digital Instagram, 4) mengedukasi penggunaan Katalog pada media promosi Whatsapp Bisnis. Kegiatan ini dilakukan kepada 5 (lima) pelaku UMKM yang terdiri dari usaha makanan dan minuman. Dari 5 (lima) pelaku usaha baru 1 (satu) yang menerapkan promosi digital Instagram, namun belum digunakan secara optimal. Metode yang digunakan pada kegiatan ini diskusi, pelatihan dan evaluasi. Pelatihan yang diberikan dengan memfokuskan pada promosi digital dengan Instagaram dan Whatsapp Bisnis serta evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test kepada mitra. Hasil dari kegiatan ini memberikan perubahan baik dari segi ilmu pengetahuan, keahlian mitra dalam membuat caption dan hastag serta konten serta memiliki akun instagram sesuai dengan nama usahanya dan memiliki whatsapp bisnisKata kunci: Instagram, Pemasaran Digital, Teknologi Informasi, UMKM