Penelitian ini dilatarbelakangi karena permasalahan yang ditemukan bahwa rendahnya hasil belajar matematika peserta didik dan kemandirian belajar peserta didik. Hal ini dapat dilihat dari hasil belajar matematika peserta didik pada nilai UH semester I masih banyak nilai peserta didik yang berada di bawah KKM yaitu 75. Salah satu alternatif pembelajaran yang diduga dapat mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan model pembelajaran Reciprocal Teaching. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V MIM Kota Bukittinggi. Pengambilan sampel dilakukan secara acak (Random Sampling) dengan terlebih dahulu melakukan uji normalitas, uji homogenitas serta uji kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V.A sebagai kelas eksperimen dan kelas V.B sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar matematika diperoleh dari tes akhir. Berdasarkan analisis data tes akhir yang dianalisis dengan menggunakan uji-t pada taraf nyata ? = 0.05. Diperoleh harga thitung > ttabel yaitu 1,7582 > 1,67109, serta dengan menggunakan Software Minitab diperoleh p_value= 0.039. Karena p_value< 0.05, yaitu 0.039 < 0.05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. dan analisis data kemandirian belajar matematika peserta didik dengan menggunakan uji-t dan Sofware Minitab taraf nyata ? = 0,05, diperoleh harga thitung > ttabel yaitu 2, 4413 > 1,67109 dan P-value = 0,009 Sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika peserta didik dan kemandirian belajar peserta didik yang mengikuti model pembelajaran Reciprocal Teaching lebih baik dari pada hasil belajar peserta didik yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas V MIN Kota Bukittinggi