Riza Noviana Khoirunisa
Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Antara Harga Diri Dengan Resiliensi Pada Mantan Pecandu Narkoba Tesya Devi Yuliana*; Riza Noviana Khoirunisa
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i3.25850

Abstract

Obat-obatan terlarang, atau narkoba pada umumnya, merupakan ancaman non konvensional yang tidak hanya merugikan negara tetapi juga masyarakat. Negara Indonesia juga tidak kebal terhadap ancaman yang tidak biasa ini.  Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional. Populasi yang digunakan dalam peneliti ini adalah remaja-dewasa menengah di badan narkotika nasional (BNNP JATIM) dengan jumlah 60 responden klien. Sedangkan sampel penelitian ini berjumlah sekitar 35 responden. Teknik sampling menggunakan simple random sampling. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan alat ukur skala. Dalam penelitian tersebut terdapat dua skala yang digunakan dalam mengumpulkan data. Skala tersebut akan mengetahui tingkat Self-Esteem dan Resiliensi pada mantan pecandu narkoba di BNNP Jatim. Berdasarkan Penelitian dilakukan di BNNP Jatim didapatkan Hasil penelitian yang dikumpulkan dan diolah oleh peneliti, menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara self-esteem terhadap resiliensi pada mantan pecandu penyalahgunaan narkoba yang menjalani rehabilitasi rawat jalan di BNNP Jawa Timur. Berdasarkan tabel hasil uji korelasi product moment, diketahui bahwa nilai signifikansi dari variabel harga diri dan resiliensi yaitu 99,3% yang mana nilai tersebut lebih kecil dari 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variabel harga diri dan variabel resiliensi pada mantan pecandu penyalahgunaan narkoba yang menjalani rehabilitasi rawat jalan di BNNP Jawa Timur. Nilai koefisien korelasi yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah 99,3%.