Aqil Fajri Hidayat
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DAMPAK MONARKI KONSTITUSIONAL BAGI PARTISIPASI DAN DEMOKRASI RAKYAT THAILAND PERIODE RAJA MAHA VAJIRALONGKORN Felix Marshal; Dina Thalentaria Nainggolan; Aqil Fajri Hidayat; Liosantra Oskar
PARAPOLITIKA: Journal of Politics and Democracy Studies Vol. 3 No. 2 (2022): PARAPOLITIKA: Journal of Politics and Democracy Studies
Publisher : Prodi Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33822/jpds.v3i2.6191

Abstract

Partisipasi dan Demokrasi adalah satu hal yang saling terikat, seperti halnya contoh dalam melakukan suatu perpolitikan. Dalam sebuah demokrasi harus ada sebuah partisipasi apapun bentuknya, seperti partisipasi pemerintahan maupun partisipasi rakyat dalam perpolitikan. Tetapi pada prakteknya banyak dari pihak rakyat yang kecewa akan politik yang berdemokrasi, partisipasi dalam perpolitikan dinilai sangat rendah dikarenakan menurunnya kepercayaan rakyat terhadap pemegang pemerintahan yaitu politisi elit. Hal ini menimbulkan kritik yang terus dilontarkan oleh rakyat akan Partisipasi dan Demokrasi dalam sebuah kewarganegaraan. Negara Thailand sendiri menganut sistem Monarki Konstitusional dalam pemerintahannya tetapi dalam kasusnya banyak masyarakat Thailand yang tidak menyukai pemerintahan Monarki tersebut dikarenakan kita bisa melihat dari UU yang telah dibuat yaitu UU Lese Majeste yang dimana dinilai masyarakat Thailand sebagai tembok untuk menutupi Demokrasi dan Partisipasi masyarakat dalam negaranya tersebut.