Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS DISIPLIN KERJA, BEBAN KERJA DAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. PELINDO MULTI TERMINAL BRANCH JAMRUD NILAM MIRAH juli prastyorini
Yos Soedarso Economic Journal (YEJ) Vol. 4 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Yos Soedarso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53027/yej.v4i3.262

Abstract

Pengelolaan sumber daya manusia (SDM) merupakan hal yang penting dalam pencapaian tujuan organisasi. Karena sumber daya manusia tersebut merupakan modal dasar dalam proses pembangunan perusahaan, dimana dalam proses pengelolaan ini perusahaan mengharapkan kinerja yang baik,handal dan mampu melaksanakan tugasnya secara benar dan tanggung jawab yang dapat meningkatkan efektivitas organisasi dalam rangka mencapai tujuan. Salah satu aktivitas dalam pengelolaan SDM adalah manajemen disiplin, analisis beban kerja dan kompetensi.Penelitian menganalisis pengaruh disiplin kerja (X1), beban kerja (X2) dan kompetensi (X3) terhadap kinerja karyawan PT. Pelindo Multi Terminal Branch Jamrud Nilam Mirah. Metode penelitian mengunakan uji kuantitaf deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 80 responden dari 114 karyawan dengan menggunakan teknik sampel jenuh. Teknik analisis yang di gunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil analisis dan pembahasan, menunjukkan bahwa disiplin kerja (X1) berpengaruh secara parsial terhadap kinerja karyawan (Y), yaitu t hitung menunjukkan nilai 4,373 lebih besar dari t tabel nya yaitu 1,991 dengan tingkat signifikansiya 0,000 artinya kurang dari atau lebih kecil dari 0,05. Sedangkan beban kerja (X2) tidak berpengaruh secara parsial terhadap kinerja karyawan (Y) , yaitu t hitung menunjukkan nilai -1,087 lebih kecil dari t tabel nya yaitu - 1,991 dengan tingkat signifikansiya 0,281 artinya lebih besar dari 0,05. Kompetensi (X3) berpengaruh secara parsial terhadap kinerja karyawan (Y), yaitu t hitung menunjukkan nilai 6,094 lebih besar dari t tabel nya yaitu 1,991 dengan tingkat signifikansiya 0,000 artinya kurang dari atau lebih kecil dari 0,05. Secara simultan disiplin kerja (X1), dan kompetensi (X3) berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Y),yaitu nilai f hitung menunjukkan nilai 41,946 lebih besar dari f tabel nya yaitu 2,72 dengan tingkat signifikansiya 0,000 artinya kurang dari atau lebih kecil dari alpha 0,05
STRATEGI BAURAN PEMASARAN DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEBERLANJUTAN VOLUME PEMBELIAN SMARTPHONE MEREK OPPO juli prastyorini; Hwihanus; Slamet Riyadi
Yos Soedarso Economic Journal (YEJ) Vol. 5 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Yos Soedarso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran smartphone di era digitalisasi sangat memegang peranan penting, semua informasi ada dalam satu genggaman.Sehingga setiap perusahaan smartphone saling berkompetisi dalam meraih konsumen agar merek yang ditawarkan bisa menguasai pasar .Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh strategi bauran pemasaran dan kualitas pelayanan terhadap Keberlanjutan Volume Pembelian smartphone merek OPPO. Alat analisis yang digunakan adalah mengunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan jumlah populasi seluruh pelanggan smartphone merek OPPO di Marina Plaza Surabaya sebesar 200 sampel. Jenis penelitian ini bersifat eksplanatori karena bertujuan menjelasakan hubungan sebab akibat antar variabel dengan menguji hipotesis. Pengaruh strategi bauran pemasaran artinya penerapan kualitas pelayanan sesuai kebutuhan pelanggan mampu menciptakan kepuasan sehingga pembelian bisa berkelanjutan. Dengan kata lain bisa diartikan bahwa semakin baik kualitas pelayanan yang diberikan pelanggan maka semakin tinggi pula kepuasan pelanggan dalam membeli produk ,sehingga meningkatkan Keberlanjutan volume pembelian. Kualitas pelayanan mempengaruhi Keberlanjutan volume pembelian melalui strategi bauran pemasaran.Strategi bauran pemasaran mempunyai pengaruh positif yang signifikan terhadap pembelian yang berkelanjutan, hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi strategi bauran pemasaran maka pembelian produk akan semakin tinggi pula.