Metty Metty
Universitas Respati Yogyakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Metode Permainan Gambar Tebak untuk Meningkatkan Pengetahuan Gizi Seimbang pada Anak Usia Dini Soepri Tjahjono Moedji Widodo; Yoca Aprillia; Metty Metty
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 7 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i7.2550

Abstract

Anak yang kekurangan gizi akan mengalami keterlambatan tumbuh kembang. Tingginya masalah gizi anak-anak di Indonesia akan berdampak pada pertumbuhan fisik dan mental mereka. Anak PAUD merupakan anak yang menempati masa keemasan dan kesehariannya identik dengan berbagai permainan. Permainan adalah cara untuk memperoleh pengetahuan bagi anak-anak. Permainan membutuhkan kegiatan yang cekatan, selain itu anak PAUD juga masih dalam tumbuh kembangnya. Adanya fenomena ini menyebabkan anak-anak PAUD membutuhkan asupan nutrisi yang tinggi. Metode pembelajaran yang dapat diterapkan pada anak usia dini, salah satunya melalui bermain. Belajar sambil bermain bisa menyenangkan dan menghibur bagi anak-anak. Bermain untuk anak-anak adalah kegiatan yang menyenangkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penerapan permainan metode tebak gambar untuk meningkatkan pengetahuan gizi seimbang pada anak usia dini di PAUD Tunas Bangsa, Catur Tunggal, Depok, Sleman. Metode penelitian ini yakni kuasi-eksperimental dengan populasi anak usia dini di PAUD Tunas Bangsa, Catur Tunggal, Depok, Sleman. Sampel diambil sampelnya. Data dianalisis secara univariat untuk melihat karakteristik responden dan masing-masing variabel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan anak-anak yang sebagian besar berada dalam kategori baik meningkat sebesar 8 responden (40%) menjadi 14 responden (70 %), uji t test per test dan post ter signifikan sebesar 0,005  Kesimpulan penelitian ini adalah terjadi peningkatan jumlah anak dengan pengetahuan yang baik dan terjadi penurunan jumlah anak dengan pengetahuan yang kurang setelah diberikan intervensi.