Resti Arania
Departemen Patologi Anatomi, Prodi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Malahayati

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN USIA DAN JENIS KELAMIN DENGAN ANGKA REINFEKSI COVID-19 PADA PASIEN RSUD DR. H. ABDUL MOLOEK PROVINSI LAMPUNG Jofani Dimas Perdana; Resti Arania; Deviani Utami; Tessa Sjahriani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i6.9575

Abstract

Abstrak: Hubungan Usia dan Jenis Kelamin dengan Angka Reinfeksi COVID-19 Pada Pasien RSUD Dr. H. Abdul Moloek Provinsi Lampung. Severe acute respiratory syndrome corona virus 2 (SARS- CoV-2) merupakan virus corona yang baru diidentifikasi dan menyebar di antara manusia. Reinfeksi COVID-19 merupakan infeksi kepada seseorang yang sudah terdiagnosis COVID-19 kemudian pasien sembuh dari COVID-19 dan terinfeksi Kembali. Penyebab infeksi ini karena adanya strain baru dari SARS-CoV-2. Dari laporan kasus yang sudah ada varian berbeda dari virus, pasien juga merasakan keluhan yang sama antara infeksi pertama dan kedua. Kemudian reinfeksi ini memiliki waktu kejadian yang berbeda, mulai dari beberapa bulan hingga minggu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan usia dan jenis kelamin dengan reinfeksi COVID-19 pada pasien RSUD Dr. H. Abdul Moloek (RSAM) Provinsi Lampung. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif pendekatan cross sectional, pengolahan metode sampel dengan simple random sampling pada data sekunder rekam medik. Pengambilan data yaitu dengan cara mengumpulkan pasien COVID-19 di RSAM Provinsi Lampung dan didapatkan sebanyak 344 responden. Dari 344 responden, 35 reinfeksi didapatkan sampel dengan usia >46 tahun sebanyak 230 sampel (66.9%), pada usia 17-45 tahun sebanyak 105 sampel (30.5%), dan usia 0-16 tahun sebanyak 9 sampel (2.6%) hasil uji Chi-square didapatkan p value=0,005 terdapat hubungan yang bermakna antara usia dengan kejadian reinfeksi COVID-19 pada pasien RSAM. pada sample infeksi primer terdapat 138 sampel (44,7%) pada jenis kelamin laki-laki dan didapatkan 171 sampel (55,3%) pada jenis kelamin perempuan. Sama dengan sampel reinfeksi didapatkan 14 sampel (40%) jenis kelamin laki-laki dan 21 sampel (60%) pada jenis kelamin perempuan. hasil uji Chi-square didapatkan p value=0,599 yang berati nilai p value≤0.05, maka Ha ditolak, berati tidak terdapat hubungan yang bermakna antara jenis kelamin dengan kejadian reinfeksi COVID-19 pada pasien RSAM.
HUBUNGAN STATUS VAKSINASI TERHADAP REINFEKSI COVID-19 PADA PEGAWAI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG Jordan Tawarikh Hutabarat; Deviana Utami; Resti Arania; Tessa Sjahriani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i6.9574

Abstract

Abstrak: Hubungan Status Vaksinasi Terhadap Reinfeksi COVID-19 Pada Pegawai RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Reinfeksi COVID-19 adalah infeksi SARS-CoV-2 yang terjadi pada seseorang yang sudah terkena COVID-19 kemudian sembuh dan terinfeksi kembali. Walaupun vaksinasi COVID-19 meningkatkan antibodi yang adekuat untuk menetralisir infeksi COVID-19 masih ada beberapa penelitian epidemiologis yang menemukan adanya reinfeksi pada orang yang sudah tervaksinasi penuh. Khusus di Provinsi Lampung penelitian mengenai reinfeksi COVID-19 belum banyak terjadi maka dari itu penelitian ini penting untuk dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh vaksinasi terhadap kejadian reinfeksi COVID-19 pada Pegawai RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik korelatif dengan design Cross-Sectional Study dengan sampel Pegawai RSUD Abdul Moeloek yang terkena COVID-19, dimana pada penelitian ini didapatkan sebanyak 657 sampel. Pada hasil penelitian pada 657 sampel didapatkan 555 (84,5%) pegawai yang hanya terinfeksi primer dan 102 (15,5%) pegawai yang tereinfeksi COVID-19. Serta didapatkan hubungan yang signifikan antara status vaksinasi dengan reinfeksi COVID-19 dengan p-value: 0.0008. Terdapat hubungan yang signifikan antara status vaksinasi terhadap reinfeksi COVID-19 pada pegawai RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung.