Indra Kumala
Departemen Ilmu Bedah, Prodi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Malahayati

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN SKALA NYERI TERHADAP KEMAMPUAN AKTIVITAS FISIK PADA PASIEN KANKER KOLOREKTAL YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. H. ABDOEL MOELOEK Natasya Desty Syafitri; Andi Siswandi; Mardheni Wulandari; Indra Kumala
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i6.10432

Abstract

Abstrak: Hubungan Skala Nyeri Terhadap Kemampuan Aktivitas Fisik Pada Pasien Kanker Kolorektal Yang Menjalani Kemoterapi Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdoel Moeloek. Kanker kolorektal merupakan kanker dengan angka kejadian ketiga terbesar (10,2 %) dengan 1.849.518 kasus baru dan angka kematian sebesar (9,2 %) 880.792 di seluruh dunia setelah kanker paru paru dan kanker payudara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan skala nyeri terhadap kemampuan aktivitas fisik pada pasien kanker kolorektal yang menjalani kemoterapi di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdoel Moeloek. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analitik dengan jenis penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data primer yaitu kuesioner dan data sekunder yaitu rekam medis pada tahun 2021 sampai 2022 dan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian didapatkan bahwa 1 pasien (3,0%) dengan kemampuan aktivitas fisik kategori mandiri, 7 pasien (21,2%) dengan skala nyeri ringan didapatkan sebanyak 2 pasien (6,1%) memiliki kemampuan aktivitas fisik kategori ketergantungan berat, sebanyak 1 pasien (3,0%) memiliki kemampuan aktivitas fisik kategori ketergantungan sedang, dan 4 pasien (12,1%) dengan ketergantungan ringan. Sebanyak 19 pasien (57,6%) dengan skala nyeri sedang didapatkan sebanyak 1 pasien (3%) memiliki kemampuan aktivitas fisik kategori ketergantungan total, sebanyak 16 pasien (48,5%) ketergantungan sedang, dan sebanyak 2 pasien (6,1%) ketergantungan ringan. Sebanyak 6 pasien (18,2%) dengan skala nyeri berat didapatkan 2 pasien (6,1%) memiliki kemampuan aktivitas fisik kategori ketergantungan total , sebanyak 3 pasien (9,1%) ketergantungan berat dan sebanyak 1 pasien (3%) ketergantungan sedang. Hasil Korelasi Pearson didapatkan (p-value) sebesar (0,000) dan nilai korelasi sebesar -0,628 masuk kategori hubungan yang t kuat (Sugiyono, 2009) dan mempunyai arah korelasi negatif. Terdapat hubungan tingkat nyeri terhadap kemampuan aktivitas fisik pada pasien kanker kolorektal yang menjalani kemoterapi di RSUD Dr. H. Abdoel Moeloek.