p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Prosiding SIMKESNAS
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STANDARISASI EKSTRAK ETANOL DAUN KAYU JAWA (LANNEA COROMANDELICA) Fajrul Fhalaq Baso; Arifuddin Yunus; Leo Waldi
PROSIDING SIMPOSIUM KESEHATAN NASIONAL Vol. 1 No. 1 (2022): Simposium Kesehatan Nasional
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.439 KB)

Abstract

Tujuan penelitian untuh mengetahui standarisasi spesifik dan non spesifik ekstrak etanol daun Kayu Jawa (Lannea coromandelica). Ekstrak menggunakan metode maserasi etanol 96%, parameter spesifik meliputi organoleptik ekstrak kental menunjukkan berwarna hijau pekat, berbau khas, rasa khas. Mengandung Flavonoid, Alkaloid, saponin, tanin, kuinon. Kadar senyawa larut dalam air sebesar 45,0333%. kadar senyawa yang larut dalam etanol sebesar 24,75%. Parameter non spesifik kadar susut pengeringan sebesar 6,3566%, bobot jenis air sebesar 0,9592 g/ml, rapat jenis ekstrak pengencerang konsentrasi 5% dan 10% sebesar 0,2334 g/ml, dan 0,9592 g/ml, kadar abu total sebesar 10.14%, total cemarang bakteri 6 koloni dan cemaran kapang 256 koloni.
IDENTIFIKASI BAHAN KIMIA OBAT PREDNISON DAN NATRIUM DIKLOFENAK DALAM JAMU REMATIK DAN JAMU PEGAL LINU DI WILAYAH PASAR TRADISIONAL KABUPATEN MAROS Arifuddin Yunus; Indah Astuti Pratiwi; Wiwi
PROSIDING SIMPOSIUM KESEHATAN NASIONAL Vol. 1 No. 1 (2022): Simposium Kesehatan Nasional
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.047 KB)

Abstract

Gaya hidup kembali ke alam menjadi trend saat ini dengan memanfaatkan bahan alam sebagai pengobatan, Namun, kebanyakan produsen mempedulikan keamanan dengan mencampurkan bahan kimia dalam jamu yang diproduksi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui ada tidaknya kandungan bahan kimia obat dalam jamu yang dijual di Kabupaten Maros. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental. Sampelnya kemasan jamu tanpa izin edar dan dianalisis menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian yaitu sampel jamu dengan obat prednison positif dengan kadar jamu A (0,48%) jamu B (0,505 %), jamu C (0,54 %) dan natrium diklofenak positif dengan kadar jamu A (986,7%), jamu B (1.140,3%) jamu C (1.278,25 %).