Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIFITAS PIJAT OKSITOSIN MENGURANGI NYERI PERSALINAN Saleha Saleha
PROSIDING SIMPOSIUM KESEHATAN NASIONAL Vol. 2 No. 1 (2023): Simposium Kesehatan Nasional
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.96 KB)

Abstract

Rasa nyeri pada persalinan dibutuhkan untuk mengidentifikasi terdapatnya kontraksi uterus sepanjang proses persalinan namun bila ibu merasakan sakit terus menerus dapat memunculkan akibat patologis perihal ini bisa menyebabkan pengurangan kontraksi uterus serta memperpanjang durasi persalinan ataupun partus lama yang bisa membahayakan bunda serta kandungan Apabila nyeri tidak diatasi dengan baik akan menimbulkan masalah yang lain diantaranya meningkatnya kecemasan atau rasa khawatir akan proses persalinan sehingga produksi hormon adrenalin meningkat dan mengakibatkan vasokonstriksi yang menyebabkan aliran darah ibu ke janin menurun. Janin akan mengalami hipoksia sedangkan ibu akan mengalami persalinan lama dan dapat juga meningkatkan tekanan sitolik dan distolik. Pengurangan rasa nyeri pada saat persalinan sebetulnya dapat dilakukan dengan metode bukan farmakologis yang cenderung lebih aman dan mudah yaitu dengan metode pijat oksitosin. Jenis penelitian pre-experimental desain dengan pendekatan static gropup comparasion dilakukan dengan mengelompokkan ibu inpartu dalam kelompok kontrol dan kelompok experimen masing-masing sebesar 20 orang , dari uji statistik ditemukan bahwa ada perbedaan tingkat nyeri setelah diberikan perlakuan pijat oksitosin antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol.
A pemberian Penyuluhan stunting sebagai sarana untuk meminimalisir tingginya angka stunting di desa Bonto Matene Kab Maros: Penyuluhan stunting Saleha Saleha; Nur Partiwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari Vol 1 No 1 (2023): Volume I No. 1
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jpmgs.v1i1.107

Abstract

Kejadian balita stunting dapat diputus mata rantainya sejak janin dalam kandungan dengan cara melakukan pemenuhan kebutuhan zat gizi bagi ibu hamil, Stunting merupakan bentuk kegagalan pertumbuhan (growth faltering) akibat akumulasi ketidakcukupan nutrisi yang berlangsung lama mulai dari kehamilan sampai pada usia 24 bulan. Stunting menjadi permasalahan karena berhubungan dengan meningkatnya resiko terjadinya kesakitan, kematian, melambatnya proses perkembangan motorik dan menghambat proses pertumbuhan mental penderita. Berdasarkan data yang ada permasalahan stunting di desa Bonto Matene masih tergolong tinggi. Hal tersebut disebabkan karena masyarakat masih kurang mengutamakan makanan yang mengandung nutrisi, kurangnya penerapan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari dan kurangnya pemahaman tentang stunting. Solusi yang dapat kami tawarkan untuk permasalahan tersebut yakni dengan melaksanakan penyuluhan mengenai stunting dengan beberapa metode yaitu pelaksanaan penyuluhan di dirumah warga melibatkan sebanyak 63 peserta ibu yang memiliki balita. Dengan dilaksanakannya penyuluhan stunting dengan metode yang berbeda ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat desa Bonto Matene mengenai apa itu stunting, penyebab stunting, bahaya stunting untuk jangka panjang serta cara menanggulangi dampak dari stunting sehingga dengan begitu dapat meminimalisir terjadinya stunting pada anak.