Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi geometri ditinjau dari tingkat kecerdasan spasial. Geometri sebagai bagian dari matematika sangat berkaitan erat dengan kemampuan visual dan spasial, sehingga kecerdasan spasial diperkirakan memiliki pengaruh terhadap kemampuan siswa dalam menyelesaikan permasalahan geometri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII A MTS Darul Ulum yang dipilih berdasarkan tingkat kecerdasan spasial tinggi, sedang, dan rendah, yang ditentukan melalui tes kecerdasan spasial dan hasil wawancara. Data dikumpulkan melalui tes pemecahan masalah geometri, angket kecerdasan spasial, dan wawancara mendalam, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kecerdasan spasial tinggi mampu memahami permasalahan secara visual, merancang strategi penyelesaian, dan mengevaluasi hasil secara efektif. Siswa dengan kecerdasan spasial sedang cenderung mampu menyelesaikan soal dengan bantuan visualisasi sederhana, namun sering mengalami kesulitan dalam tahap perencanaan dan evaluasi. Sementara itu, siswa dengan kecerdasan spasial rendah mengalami kesulitan sejak tahap awal pemahaman masalah hingga menemukan solusi. Temuan ini menunjukkan bahwa kecerdasan spasial berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah pada materi geometri. Oleh karena itu, pendekatan pembelajaran yang mengembangkan kemampuan spasial perlu diintegrasikan dalam pengajaran geometri.