Abstrak
Setiap individu memiliki karakteristik yang berbeda-beda, hal ini yang menjadikan keunikan tersendiri bagi mereka baik dalam bersikap, berperilaku bahkan dalam menyelesaikan masalah. Pada dasarnya gaya belajar memiliki tiga macam yaitu ; visual, auditori, kinestetik. Dari uraian ini menunjukkan bahwa perbedaan karakeristik siswa mempengaruhi perbedaan gaya belajar yang berdampak pada kemampuan matematika dalam menentukan solusi pemecahan masalah yang berbeda pula. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan pemecahan masalah matematika ditinjau dari perbedaan gaya belajar, dimana subjek terdiri dari 3 siswa kelas V Sekolah Dasar yang bergaya belajar visual, auditory, dan kinestetik. Penelitian ini merupakan penelitiam kualitatif. Dalam penelitian ini terdapat dua jenis instrument, yaitu instrumen utama yaitu peneliti itu sendiri dan instrument pendukung yaitu lembar soal tes pemecahan masalah matematika dan lembar dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah satu siswa bergaya belajar visual, satu siswa bergaya belajar auditori dan satu siswa bergaya belajar kinestetik kelas V SDN 4 Jaddih 4. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil analisis diperoleh deskripsi kemampuan pemecahan masalah matematika adalah sebagai berikut : 1) Subjek (SA), dalam memahami masalah dengan dengan baik dan mampu membuat perencanaan dengan mengaitkan antara fakta yang diketaui dengan konsep yang dimiliki sebelumnya.. 2) Subjek (SV) kurang bisa memahami masalah sehingga berpengaruh pada jawaban yang dihasilkan, kemudian SV tidak melakukan mengecekan kembali hasil yang diperoleh,hal ini terjadi karena kebiasaan SV yang kurang begitu suka membaca, 3) Subjek (SK) dalam proses memahami masalah SK membaca soal sambil menggerakkan anggota badan, merasa gelisah saat membaca sehingga tidak fokus dalam memahami soal, hal ini berdampak pada jawaban yang diberikan oleh subjek SK yang jawabannya kurang sesuai dengan hasil yang diinginkan.