Dewi Shara Dalimunthe
Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SOCIAL CRITICAL REVIEW OF ISLAMIC EDUCATION BASED ON LOCAL WISDOM VALUES Dewi Shara Dalimunthe; Roslina Siregar
FORUM PAEDAGOGIK Vol 14, No 1 (2023): 10 Articles, Pages 1-149
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/paedagogik.v14i1.4700

Abstract

AbstractWriting this journal aims to find out that the process of Islamic education cannot be carried out uniformly but must understand the cultural context from the results of the identification of local cultural treasures as social institutions that functionally act as a set of problem-solving techniques that are passed down as culture from one generation to the next. This research method is a research library using descriptive analysis. The results of this study indicate that Islamic education based on local wisdom is one of the strategies for building the Indonesian nation's civility with the values of wise practices. In a conception of Western philosophical values, the terms altruism and hard work are known.
Pentingnya Pendidikan Pada Anak Usia Dini Sakinah Siregar; Dewi Shara Dalimunthe
Marpokat: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Yayasan Al-Ahliyah Al-Islamiyah Aek Badak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62086/mjpkm.v1i1.400

Abstract

AbstrackPublic awareness of early childhood education is still low, especially in Islamic education for children. This study aims to determine the Islamic education of children, instilling the values of faith, exemplary and giving advice. Characteristics of children in Indonesia have different variations according to the existence of the community. Indonesian society is a pluralistic society characterized by the existence of social units that have different backgrounds, such as ethnicity, religion, customs and culture as well as different geographical environments. Early childhood education is very important to stimulate development in early childhood, loving, honing and nurturing need to be applied to the early childhood education process to continue to develop children's creativity and intelligence. Both in terms of morals, decency and religion in early childhood. Early childhood education is still considered unnecessary in the general public, and most educators in kindergarten are unemployed housewives and do not graduate. Whereas an educator who is insightful and knows the methods of how to educate children is very much needed in the process of child growth and development. Keywords: early childhood; islamic education; creativity. AbstrackTujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui kesadaran masyarakat terhadap pendidikan anak usia dini terutama dalam pendidikan Islam untuk anak. Melalui tulisan ini diharapkan untuk mengetahui pendidikan Islam anak, penanaman nilai-nilai keimanan, keteladanan dan pemberian nasehat.  Metode yang di gunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan anak usia dini masih dianggap tidak perlu di masyarakat awam, dan kebanyakan pendidik di sekolah TK adalah ibu rumah tangga pengangguran dan tidak lulusan sarjana. Padahal seorang pendidik yang berwawasan dan mengetahui metode-metode tentang cara pendidikan anak sangat di perlukan dalam proses tumbuh kembang anak. Kreativitas merupakan salah satu potensi anak yang harus dikembangkan sejak dini. Setiap anak memiliki bakat kreatif, bila ditinjau dari segi pendidikan, bakat kreatif dapat dikembangkan, oleh karena itu perlu dipupuk sejak usia dini. Melalui aktivitas bermain yang sistematis dan disesuaikan dengan kelompok usia pertumbuhan dan perkembangan maka potensi kreativitas anak akan berkembang secara optimal. Bermain sangat penting bagi anak. Penting bagi pertumbuhan dan perkembangannya. Herbert Spencer (Catron Allen, 1999) menyatakan bahwa anak bermain karena mereka punya energi berlebih. Anak bermain karena mereka berinteraksi guna belajar mengkreasikan pengetahuan. Jadi bermain sangat besar sumbangannya terhadap daya kreativitas anak usia dini. Keywords: anak usia dini; pendidikan islam; kreativitas.
Transformasi Pendidikan Agama Islam: Memperkuat Nilai-nilai Spiritual, Etika, dan Pemahaman Keislaman dalam Konteks Modern Dewi Shara Dalimunthe
Al-Murabbi: Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2023)
Publisher : Yayasan Al-Ahliyah Al-Islamiyah Aek Badak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62086/al-murabbi.v1i1.426

Abstract

AbstractThis abstract aims to explore the transformation of Islamic religious education in strengthening spiritual values, ethics, and Islamic understanding in the modern context. The advancement of technology and the changing dynamics of the modern world pose challenges to religious education, including Islamic education. This study investigates the need for a transformative approach to Islamic education that acknowledges the evolving needs of learners while maintaining the essence of spiritual growth and ethical values. The research highlights the importance of integrating contemporary methods, such as technology-enhanced learning and interactive pedagogies, to engage students effectively. It emphasizes the significance of promoting critical thinking skills, moral values, and a comprehensive understanding of Islam that is relevant to the challenges of the modern era. Furthermore, the study explores the role of educators in nurturing a positive learning environment, fostering dialogue, and cultivating a sense of belongingness among students. It also recognizes the importance of collaborative efforts between educational institutions, families, and the broader community in reinforcing Islamic values and principles. by embracing the transformative approach, Islamic education can adapt to the complexities of the modern world, empowering learners to develop a strong spiritual foundation, ethical conduct, and a deep understanding of Islam that resonates with their lives and contributes positively to society. Keywords:.education; transformation; islamic. Abstrak :Artikel bertujuan untuk menjelajahi transformasi pendidikan agama Islam dalam memperkuat nilai-nilai spiritual, etika, dan pemahaman keislaman dalam konteks modern. Kemajuan teknologi dan dinamika yang berubah dalam dunia modern menimbulkan tantangan bagi pendidikan agama, termasuk pendidikan Islam. Studi ini menginvestigasi perlunya pendekatan transformasi dalam pendidikan Islam yang mengakui kebutuhan berkembangnya para pembelajar sambil tetap mempertahankan esensi pertumbuhan spiritual dan nilai-nilai etika. Penelitian ini menyoroti pentingnya integrasi metode kontemporer, seperti pembelajaran berbantu teknologi dan pedagogi interaktif, untuk efektif menggaet perhatian siswa. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan library research atau metode kepustakaan. Metode kepustakaan merupakan metode yang melibatkan pengumpulan data melalui bahan pustaka. Dalam penelitian ini, metode kepustakaan dilakukan dengan mengumpulkan bahan bacaan dari buku referensi, jurnal-jurnal, dan buku-buku terkait lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pentingnya mempromosikan keterampilan berpikir kritis, nilai-nilai moral, dan pemahaman komprehensif tentang Islam yang relevan dengan tantangan era modern. Selain itu, penelitian ini menjelajahi peran pendidik dalam membina lingkungan belajar yang positif, mendorong dialog, dan membentuk rasa memiliki di antara siswa. Selain itu, pentingnya upaya kolaboratif antara lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat yang lebih luas dalam memperkuat nilai-nilai dan prinsip-prinsip Islam. Dengan merangkul pendekatan transformasi, pendidikan Islam dapat beradaptasi dengan kompleksitas dunia modern, memberdayakan para pembelajar untuk mengembangkan pondasi spiritual yang kuat, perilaku etis, dan pemahaman mendalam tentang Islam yang sesuai dengan kehidupan mereka dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kata kunci : pendidikan, transformasi, islam