Lina Azzahrotin Fairuza
Fakultas Kedokteran, Universitas Tarumanagara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kejadian Perdarahan Postpartum pada Ibu dengan Anemia dalam Kehamilan Lina Azzahrotin Fairuza; Julia Herdiman
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i4.1343

Abstract

Perdarahan postpartum merupakan salah satu penyebab terbesar kematian maternal. Kondisi ini dapat memburuk apabila seseorang menderita anemia. Data menunjukkan bahwa Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia sebesar 305 per 100.000 kelahiran hidup, dimana sekitar 35% – 75% ibu hamil mengalami anemia dan hal ini semakin meningkat seiring dengan bertambahnya usia kehamilan. Untuk mengetahui prevalensi perdarahan postpartum pada ibu dengan riwayat anemia saat kehamilan di Puskesmas Tayu I Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Studi ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan potong lintang. Penelitian ini menggunakan teknik non-random sampling, yaitu mengumpulkan data rekam medis pasien ibu hamil dengan riwayat anemia pada tahun 2018 hingga 2022 di Puskesmas Tayu I Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Setelah data rekam medis terkumpulkan, analisis data studi deskriptif akan disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Jumlah responden dalam penelitian ini berjumlah 101 (2,9%) ibu hamil dengan riwayat anemia dari 3.425 ibu hamil pada tahun 2018 hingga 2022. Didapatkan 49 sampel (48,5%) mengalami anemia derajat ringan, 50 sampel (49,5%) mengalami anemia derajat sedang, dan 2 sampel (2%) mengalami anemia derajat berat. 6 sampel ibu hamil dengan riwayat anemia yang mengalami perdarahan postpartum memiliki rentang usia 20 hingga 35 tahun, 66,7% memiliki jarak kehamilan kurang dari 2 tahun, dan 66,6% adalah primipara. Prevalensi ibu hamil dengan riwayat anemia tertinggi terjadi pada tahun 2021, sedangkan prevalensi terendah terjadi pada tahun 2019. Prevalensi anemia di Puskesmas Tayu I Kabupaten Pati, Jawa Tengah cenderung lebih rendah dari prevalensi nasional. Kejadian perdarahan postpartum pada ibu dengan riwayat anemia pada masa kehamilan di Puskesmas Tayu I Kabupaten Pati, Jawa Tengah juga memiliki prevalensi yang rendah, yaitu 5,9% dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia. Penelitian ini juga memberi gambaran bahwa usia pada rentang 20-35 tahun, jarak kehamilan kurang dari 2 tahun, serta mayoritas primipara merupakan faktor risiko terjadinya perdarahan postpartum pada ibu hamil anemia.