Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Model Pengembangan Kebijakan Inventori Joint Replenishment untuk Multi Produk dengan Mempertimbangkan Produk Substitusi Elvi Armadani; M Zaky Hadi; Dian Fajarika; Juniwati Juniwati; Hersa Dwi Yanuarso
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 8: Juli 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v2i8.1963

Abstract

Pendekatan joint replenishment merupakan salah satu metode yang digunakan dalam melakukan replenishment inventori. Dengan joint replenisment. Dengan joint replenishment biaya pesan dapat diminimasi karena hanya menggunakan satu kali pengiriman untuk beberapa produk sekaligus. Contoh proses replenishment inventori yang menggunakan pendekatan ini adalah pada retailer maupun toko grosir dengan jenis produk consumer goods. Ciri dari pasar consumer goods adalah adanya kemungkinan pemenuhan demand dengan produk lain yang sejenis, sehingga dapat dikatakan produk tersebut dapat saling mensubstitusi. Selain itu, terdapat kesulitan dalam proses replenishment produk jenis ini yaitu adanya ketidakpastian demand dari sisi customer. Penelitian ini mengembangkan model inventori Maddah, dkk (2016) mengenai model joint replenishment dengan mempertimbangkan substitusi produk. Pada penelitian ini, digunakan demand dengan sifat probabilistic. Service level telah ditetapkan sebelumnya oleh perusahaan (probabilistic sederhana). Ukuran kinerja yang diperhatikan adalah meminimasi ongkos total yang terdiri dari ongkos pembelian, ongkos pemesanan, ongkos penyimpanan, dan ongkos kekurangan. Berdasarkan uji coba model, didapati hasil bahwa model joint replenishment dengan substitusi memberikan ongkos total lebih rendah dibandingkan tanpa substitusi. Selain itu, model tersebut juga sensitif terhadap perubahan harga dan perubahan ongkos simpan.
STANDARDISASI PROSES MANUFAKTUR UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING UMKM INDUSTRI GENTING PRINGSEWU LAMPUNG Juniwati Juniwati; Muhammad Suryo Panotogomo Abi Suroso; Sherin Ramadhania; Dian Fajarika; Nia Sastra Permata
Civil Engineering for Community Development (CECD) Vol 5, No 1 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Department of Civil Engineering Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/cecd.v5i1.39696

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk merancang dan menerapkan standardisasi proses manufaktur guna meningkatkan daya saing UMKM industri genting di Kabupaten Pringsewu, Lampung. Permasalahan utama mitra terletak pada proses produksi tradisional yang sangat bergantung pada intuisi dan kondisi cuaca, sehingga menghasilkan variasi kualitas produk yang tinggi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang diintegrasikan dengan alat manajemen kualitas SIPOC (Supplier, Input, Process, Output, Customer) dan siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act). Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pemetaan proses bisnis berhasil mengidentifikasi titik kritis pada tahap pengeringan dan pembakaran yang memicu cacat produk. Melalui penyusunan SOP partisipatif dan pendampingan teknis, terjadi transformasi pola kerja mitra dari sistem berbasis pengalaman individu menuju sistem operasional yang lebih terukur dan semi-terstandar. Kesimpulannya, standardisasi ini efektif meningkatkan konsistensi mutu dan kualitas manajerial UMKM. Meskipun demikian, keterbatasan infrastruktur pengeringan mekanis tetap menjadi tantangan utama. Rekomendasi ke depan difokuskan pada modernisasi teknologi produksi serta digitalisasi pelaporan mutu untuk menjamin keberlanjutan industri di masa depan.