Ratna Ningsih Dwi Astuti
Poltekkes Kemenkes Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Formulasi Tablet Kunyah Ekstrak Daun Stevia (Stevia Rebaudiana Bert.) dan Daun Sambiloto (Andrographis Folium) dengan Variasi Manitol-Sorbitol sebagai Pengisi Ratna Ningsih Dwi Astuti
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v1i2.1752

Abstract

Tablet kunyah diharapkan dapat memberi residu rasa enak dan mudah ditelan sehingga diperlukan pengisi yang manis. Pengisi yang digunakan yaitu manitol dan sorbitol. Kedua pengisi tersebut dapat menutupi rasa pahit dari zat aktif. Zat aktif yang digunakan yaitu daun stevia dan daun sambiloto yang mempunyai kandungan steviosida dan andrografolid yang berkhasiat untuk menurunkan kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk membuat tablet kunyah dengan variasi manitol-sorbitol sebagai pengisi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Daun stevia dan daun sambiloto dimaserasi menggunakan etanol 70%. Ekstrak yang telah didapatkan diformulasikan menjadi tablet kunyah dengan variasi manitol-sorbitol (90%:10%), (80%:20%), dan (70%:30%). Metode yang digunakan yaitu granulasi basah. Granul yang diperoleh diuji sifat fisiknya yaitu kecepatan alir, sudut diam dan kompresibilitas. Kemudian diuji sifat fisik tablet meliputi keseragaman bobot, keseragaman ukuran, kekeraasan, kerapuhan, waktu hancur dan kualitas rasa. Berdasarkan hasil uji sifat fisik granul dari ketiga formula memenuhi persyaratan. Sedangkan uji sifat fisik tablet memenuhi persyaratan yang ditinjau dari keseragaman bobot, kerapuhan, dan waktu hancur. Namun, pada keseragaman ukuran ketiga formulasi tidak memenuhi syarat. Pada uji kekerasan dan kualitas hanya formula 1 yang tidak memenuhi syarat karena kekerasannya 3,65 kg dan memiliki rasa yang tidak enak. Ekstrak daun stevia dan daun sambiloto dapat diformulasikan menjadi tablet kunyah yang memenuhi syarat dan stabil secara fisik kecuali keseragaman ukuran yaitu pada formula 2 dan formula 3 dengan konsentrasi manitol:sorbitol (80%:20%) dan (70%:30%).
Formulasi dan Evaluasi Krim Ekstrak Kulit Mangium (Acacia Mangium W.) dengan Variasi Tween 80 dan Span 80 sebagai Emulgator Ayu Septi Pratama; Ratna Ningsih Dwi Astuti
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v1i2.1754

Abstract

Kulit mangium (Acacia mangium W.) positif mengandung senyawa fenolik (fenol hidrokinin, flavonoid, dan tanin) serta alkaloid. Ekstrak Kulit mangium (Acacia mangium W.) mampu menghambat aktivitas enzim tirosinase. Pengembangan kulit mangium menjadi sediaan krim dianggap perlu sehingga penggunaannya lebih efektif. Penelitian dilakukan untuk memformulasikan ekstrak kulit mangium sebagai sediaan krim yang stabil secara fisik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Ekstrak diformulasikan dalam sediaan krim sebesar 2,2% dengan variasi tween 80 dan span 80 sebagai emulgator dengan konsentrasi (3,43%:0,56% ; 6,01%:0,98% ; 8,58%:1,41%) pada tiap formula. Selajutnya dilakukan uji kestabilan fisik selama 28 hari penyimpanan suhu kamar dan uji dipercepat (cycling test) meliputi pH. Viskositas, daya sebar, pemisahan fase, homogenitas, tipe emulsi, warna, bau dan uji iritasi. Rendemen ekstrak kulit mangium diperoleh sebesar 6,25%. Berdasarkan hasil pengukuran pH dan viskositas formula I, II dan III cenderung meningkat, sedangkan pengukuran daya sebar formula I,II dan III cenderung menurun pada pengujian suhu kamar tetapi masih memenuhi syarat. Hasil Uji dipercepat cenderung berbanding terbalik dengan pengujian suhu kamar. Ditinjau dari tipe emulsi, homogenitas, warna, bau dan iritasi kulit, ketiga formula memenuhi syarat selama penyimpanan 28 hari. Ditinjau dari pemisahan fase hanya formula III yang memenuhi syarat. Ekstrak kulit mangium (Acacia mangium W.) hanya dapat diformulasikan menjadi sediaan krim mengunnakan formula III yang stabil dan memenuhi persyaratan. Formula yang paling optimal dengan variasi kombinasi tween 80 dan span 80 dengan konsentrasi (8,58%:1,41%).