Abstrak : Hubungan Kepatuhan Minum Obat Dan Indeks Massa Tubuh Dengan Tekanan Darah Pada Lanjut Usia Penderita Hipertensi di Desa Dwi Karya Mustika. Penyakit terbanyak pada usia lanjut berdasarkan Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 adalah hipertensi. dengan prevalensi 45,9% pada usia 55-64 tahun, 57,6% pada usia 65,74% dan 63,8% pada usia 75 tahun. Kesadaran penderita hipertensi untuk minum obat masih rendah. Adanya ketidakpatuhan pasien hipertensi dalam minum obat dapat memberikan efek negatif yang sangat besar, seperti munculnya komplikasi. Salah satu faktor pemicu peningkatan tekanan darah adalah IMT (Indeks Massa Tubuh). Penurunan berat badan harus dilakukan pada penderita hipertensi dengan obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat dan indeks massa tubuh dengan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian analitik observasional dan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi di posyandu lansia Amanah, Desa Dwi Karya Mustika, Kecamatan Mesuji Timur, Provinsi Lampung, berjumlah sebanyak 82 orang. Cara pengambilan sampel penelitian yang digunakan adalah total sampling sehingga didapatkan sampel 82 orang. Data kepatuhan mengkonsumsi obat didapatkan melalui wawancara. Data IMT dan tekanan darah, didapatkan melalui pengukuran langsung terhadap sampel penelitian. Analisis hubungan antar variable penelitian dilakukan menggunakan uji Chi Square dan Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian ini mendapatkan bahwa terdapat hubungan antara kepatuhan minum obat dengan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi (p value < 0,05). Selain itu, juga didapatkan terdapat hubungan IMT dengan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di posyandu lansia Amanah, Desa Dwi Karya Mustika, Kecamatan Mesuji Timur Tahun 2023 (p value< 0,05).