Hesti Andriyani Putri
Akademi Teknik Radiodiagnostik dan Terapi Citra Intan Persada Banjarmasin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS BEBAN KERJA RADIOGRAFER DIMASA PANDEMI COVID-19 DI RUANG ISOLASI COVID-19 RSUD BRIGJEND H. HASAN BASRY KANDANGAN Saleh Mursyid; Muh Amirul Mukminin; Hesti Andriyani Putri
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 2 (2023): Volume 7 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i2.10106

Abstract

Abstrak: Analisis Beban Kerja Radiografer Dimasa Pandemi Covid-19 Di Ruang Isolasi Covid-19 RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan. Coronavirus disease (COVID-19) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona. Bertambahnya angka positif COVID-19 dari hari ke hari membuat bertambahnya beban kerja para tenaga kesehatan, salah satunya adalah radiografer. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis beban kerja radiografer di masa pandemi COVID-19 di ruang isolasi COVID-19 RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survey. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara kepada 10 Radiografer pada bulan April 2021. Total waktu kerja radiografer dalam seminggu adalah 41 jam. waktu kerja tersebut untuk yang mendapatkan 5x shift melebihi 1 jam dari Panduan Perlindungan Bagi Pekerja Di fasilitasi Pelayanan Kesehatan Dalam Masa Pandemi COVID – 19, PERDOKI 2020 yang menetapkan “40 jam seminggu dengan waktu kerja harian 7- 8 jam sehari dan tidak melebihi 12 jam”. Berdasarkan perhitungan beban kerja tenaga pegawai radiografer yang bertugas di ruang isolasi COVID-19 mendapatkan hasil 2.594, dibulatkan menjadi 3, yang berarti dalam 1 shift memerlukan 3 orang pegawai radiografer. 
PERBEDAAN GAMBARAN EFUSI PADA PEMERIKSAAN THORAX PROYEKSI TEGAK DAN SUPINE DENGAN KLINIS EFUSI PLEURA Hesti Andriyani Putri; Via Rahmah
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 3 (2023): Volume 7 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i3.11624

Abstract

Abstrak: Perbedaan Gambaran Efusi pada Pemeriksaan Thorax Proyeksi Tegak dan Supine dengan Klinis Efusi Pleura. Foto thorax merupakan pemeriksaan yang umum dilakukan dalam mendiagnosis berbagai penyakit. Rontgen thorax dapat membuat gambaran dari saluran pernafasan yang mengalami gangguan seperti efusi pleura. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan gambaran efusi pada pemeriksaan thorax proyeksi tegak dan supine dengan klinis efusi pleura di instalasi radiologi RSUD dr.Doris Sylvanus Palangkaraya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel pada penelitian ini adalah pasien yang dilakukan pemeriksaan thorax pada klinis efusi pleura di Instalasi Radiologi RSUD dr.Doris Sylvanus Palangkaraya. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada Radiografer. Pemeriksaan thorax dengan posisi tegak memperoleh hasil 80% sangat baik dan 20% baik, sedangkan untuk posisi supine memperoleh hasil 13,33% baik, 60% cukup baik dan 26,67% tidak baik. Ada perbedaan gambaran efusi pada pemeriksaan thorax proyeksi tegak dan supine dengan klinis efusi pleura di instalasi radiologi RSUD dr.Doris Sylvanus.