Raymond Surya
RSUD Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Persalinan En Caul pada Kehamilan Kembar Raymond Surya; Ekarini Aryasatiani
Cermin Dunia Kedokteran Vol 50 No 7 (2023): Kardiovaskular
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v50i7.955

Abstract

Pendahuluan: Persalinan en caul merupakan persalinan dengan bayi dilahirkan di dalam cairan amnion yang utuh. Kasus: Seorang wanita berusia 34 tahun dengan gravida 4 para 3 hamil 37 minggu datang ke IGD dengan keluhan keluar air-air sejak 3 jam sebelum masuk RS. Pemeriksaan menunjukkan kehamilan kembar presentasi lintang-lintang. Pasien diputuskan dilahirkan secara operasi seksio sesarea atas indikasi ketuban pecah dan posisi bayi lintang. Bayi pertama yang dilahirkan adalah laki-laki dengan berat 2.600 gram skor Apgar (Apgar score/AS) 7/9. Bayi kedua dilahirkan secara en caul dengan jenis kelamin laki-laki dengan berat 2.400 gram AS 7/9. Simpulan: Persalinan en caul lebih menguntungkan pada persalinan prematur, dan dapat juga dilakukan pada persalinan cukup bulan tanpa efek negatif pada bayi.   Introduction: En caul birth is a delivery with an intact amniotic membrane covering a newborn’s body. Case: A 34-year-old gravida 4 para 3, 37 weeks of gestation presented to the Emergency Department due to membrane rupture 3 hours before admission. The examination revealed a twin pregnancy with a transverse-transverse presentation. A cesarean section was performed because of transverse presentation and membrane rupture. The first baby boy was born with 2,600 grams bodyweight and Apgar score (AS) of 7/9. The second baby boy was born en caul with 2,400 grams bodyweight and AS of 7/9. Conclusion: En caul birth is possible in preterm delivery, can also be performed in full-term labor without negative effects on the baby.
Persalinan En Caul pada Kehamilan Kembar Raymond Surya; Ekarini Aryasatiani
Cermin Dunia Kedokteran Vol 50 No 7 (2023): Kardiovaskular
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v50i7.955

Abstract

Pendahuluan: Persalinan en caul merupakan persalinan dengan bayi dilahirkan di dalam cairan amnion yang utuh. Kasus: Seorang wanita berusia 34 tahun dengan gravida 4 para 3 hamil 37 minggu datang ke IGD dengan keluhan keluar air-air sejak 3 jam sebelum masuk RS. Pemeriksaan menunjukkan kehamilan kembar presentasi lintang-lintang. Pasien diputuskan dilahirkan secara operasi seksio sesarea atas indikasi ketuban pecah dan posisi bayi lintang. Bayi pertama yang dilahirkan adalah laki-laki dengan berat 2.600 gram skor Apgar (Apgar score/AS) 7/9. Bayi kedua dilahirkan secara en caul dengan jenis kelamin laki-laki dengan berat 2.400 gram AS 7/9. Simpulan: Persalinan en caul lebih menguntungkan pada persalinan prematur, dan dapat juga dilakukan pada persalinan cukup bulan tanpa efek negatif pada bayi.   Introduction: En caul birth is a delivery with an intact amniotic membrane covering a newborn’s body. Case: A 34-year-old gravida 4 para 3, 37 weeks of gestation presented to the Emergency Department due to membrane rupture 3 hours before admission. The examination revealed a twin pregnancy with a transverse-transverse presentation. A cesarean section was performed because of transverse presentation and membrane rupture. The first baby boy was born with 2,600 grams bodyweight and Apgar score (AS) of 7/9. The second baby boy was born en caul with 2,400 grams bodyweight and AS of 7/9. Conclusion: En caul birth is possible in preterm delivery, can also be performed in full-term labor without negative effects on the baby.