Vanida Mundiarti
Prodi PGPAUD, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nusa Cendana

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Psikososial Anak Korban Bencana di Sekolah Alam Manusak Engelbertus Nggalu Bali; Irul Khotijah; Stevanya Wollo; Sartika Kale; Vanida Mundiarti
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2021): November
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v1i1.5526

Abstract

Bencana yang terjadi di sekolah Alam Manusak menimbulkan trauma yang mendalam dan tekanan emosional bagi anak-anak. Semenjak bencana terjadi anak-anak di beberapa posko bencana mengalami gangguan psikologis diantaranya mengalami stres, gelisa, takut, cemas, Anak Jadi Pemurung, dan emosi tidak stabil. Tujuan pelaksanaan kegiatan pendampingan adalah untuk membantu anak-anak korban bencana siklon tropis (Seroja) yang mengalami dampak psikis diantaranya adalah, trauma, takut, cemas, gelisah dan sedih. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah studi pendahuluan, indentifikasi metode, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil menunjukan bahwa kegiata pedampingan psikososial kepada anak dengan menggunakan metode beryanyi, metode, bermaindan metode bercerita sangat efektif dalam meminimalasisir gangguan psikologis anak yang korban bencana.
Program Peningkatan Kompetensi Guru dalam Memanfaatkan Lingkungan sebagai Sumber Belajar bagi Guru TK dan KB di Gugus Matahari Sartika Kale; Credo G. Betty; Beatriks N. Bunga; Vanida Mundiarti
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): Mei
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v2i1.6992

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini penting dilakukan untuk membantu 32 guru di Gugus Matahari, Kecamatan Alak, Kupang-NTT dalam memecahkan masalah yang dialami yaitu dengan memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar di sekolah. Masalah yang terindentifikasi berkaitan kualifikasi akademik guru yang tidak semuanya S1, minimnya akses guru untuk mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi guru, dan kurangnya sarana prasarana untuk pembelajaran di sekolah. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini yaitu metode ceramah, diskusi, tanya jawab, demonstrasi, eksperimen dan resitasi. Hasil yang didapat yaitu terlaksananya program ini dengan baik, dan guru dapat mengaplikasikan ide lingkungan sebagai sumber belajar bagi anak dengan menyusun RPP dan mempraktikannya dalam proses pembelajaran serta mengadakan evaluasi. Manfaat yang dirasakan oleh guru adalah pembelajaran berlangsung dengan efektif dan menyenangkan bagi anak, anak dan guru menjadi lebih kreatif, anak dapat berpikir kritis, anak memahami konsep pembelajaran secara langsung dan sederhana serta meminimalisir pengeluaran dana untuk pembelian APE dan media dalam pembelajaran.