Ni Luh Putu Trisdyani
Universitas Hindu Indonesia Denpasar (UNHI), Bali

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tren Adult Coloring Books Di Destinasi Pariwisata Studi Kasus: Denpasar, Bali Ni Luh Putu Trisdyani
Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 2 No. 3 (2017): Jurnal Sains Terapan Pariwisata
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buku mewarnai telah lama dikenal sebagai salah satu media pembelajaran yang efektif bagi anak-anak, hal ini disebabkan karena buku mewarnai lebih interaktif dan memiliki tampilan (visualisasi) yang menarik. Fakta yang menarik adalah, dewasa ini tren perkembangan buku mewarnai (coloring book) juga semakin meningkat pesat pada kalangan masyarakat atau komunitas yang tergolong dewasa (adult) dan telah terbukti membawa manfaat ekonomis yang cukup tinggi. Namun, terbatasnya kajianmengenai fenomena tersebut, menyebabkan pertanyaan mendasar tentang mengapa buku mewarnai semakin digemari mayarakat pada kalangan orang dewasa? dan apa yang mendorong mereka untuk menggemari kegiatan tersebut?, belum bisa dijelaskan secara ilmiah. Berdasarkan realita tersebut, maka penelitian ini perlu dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi munculnya tren buku mewarnai untuk orang dewasa dan identifikasi visual buku mewarnai dari perspektif kajian seni sehinggaselanjutnya dapat terus dikembangkan kepada model visual yang relevan pada buku mewarnai untuk orang dewasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif dan interpretatif dengan pengumpulan data melaluiteknik sampling, dimana dalam penelitian ini adalah purposive sampling pada 100 sampel melalui survey dan focus group discussion melalui orang-orang yang dianggap sebagai kunci (key person) serta paham tentang perkembangan buku mewarnai untuk orang dewasa di masyarakat. Adapun instrumen penelitian digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman wawancara, panduan observasi, kuesioner, kamera, dan alat-alat untuk mencatat. Sedangkan data sekunder diperoleh dari penerbit buku,makalah atau pun penelitian-penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Data yang terkumpul selanjutnya dinalisis dan disajikan dalam bentuk deskriptif berdasarkan interpretasi peneliti.