Neni Rosita, Neni
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kepemimpinan Kharismatik Kiai di Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak Yogyakarta Rosita, Neni
SANGKéP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan Vol. 1 No. 2 (2018): Sosiologi Agama, Kepemimpinan, Pemberdayaan dan Pendidikan Pesantren di Indones
Publisher : UIN Mataram dan Asosiasi Sosiologi Agama Indonesia (ASAGI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/sangkep.v1i2.620

Abstract

Leadership is the most important foundation in a country, institutions and organizations. Leadership talks about how one can influence, inspire and make others want to learn extra work sincerely. Many say the ability of lead associated with talent, but to be sure, the leadership is a skill that needs to be trained not only studied the science and theory. Boarding schools is an educational institution that has a religious leader as a leader for the students both men and women. An institution of education boarding schools who want to create a religious and independent student, so that in teaching and educating values self-reliance in students, those in direct guided to perform daily activities independently without assistance others. This is done so that the soul of independence of students ingrained early on. Hope in the future when they mingle with society does not depend and can create jobs independently. But what distinguishes the Institute is led by a charismatic religious leader. Model of charismatic leadership is not only set on the characteristics of the outstanding trust, power and firm in conviction but there are spiritual depth factor aspects influenced in leading an institution and boarding schools.
PERAN RELAWAN TERHADAP KEMANDIRIAN DIFABEL DI PLD UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA Rosita, Neni
INKLUSI Vol. 2 No. 2 (2015)
Publisher : PLD UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.841 KB) | DOI: 10.14421/ijds.2201

Abstract

Fakta difabel di UIN Sunan Kalijaga belum semua bisa mandiri, disebabkan ada beberapa hal yang tidak dapat dilakukan sendiri seperti mencari buku diperpustakaan, mengedit tugas untuk difabel netra. Oleh karena itu, mahasiswa difabel membutuhkan peranan relawan, dalam proses menjalankan pendidikan di perguruan tinggi, yang aksesibilitasnya belum tercipta secara holistic dan konprehensif. Berdasarkan paparan tersebut maka penting untuk dilakukannya  penelitian terkait dengan bagaimana peran relawan Pusat Layanan Difabel (PLD) UIN Sunan Kalijaga dan bagaimana kemandirian yang dimiliki oleh mahasiswa difabel UIN Sunan Kalijaga yang bergabung di PLD. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan jenis penelitian lapangan, data primier berupa observasi dan wawancara beberapa relawan dan mahasiswa difabel yang juga sebagai subjek dalam penelitian ini. Adapun hasil dari penelitian ini adalah: Pertama, Peran relawan di Pusat Layanan Difabel UIN Sunan Kalijaga yakni pendampingan kuliah untuk difabel rungu dan pendampingan ujian untuk difabel netra serta pengenalan mobilitas kampus terhadap semua difabel. Sehingga dapat memudahkan dalam mengenal lingkungan di UIN Sunan Kalijaga. Relawan berperan dalam menjembatani difabel agar dapat menyuarakan hak­haknya di hadapan publik. Kedua, Kemandirian difabel terlihat pada kemandirian belajar di kampus UIN Sunan Kalijaga yang dapat mengikuti kuliah dan pelajaran dengan baik. Baik dalam menyelesaikan dan mengedit tugas, membaca buku, dan keperpustakaan. Difabel yang mandiri mampu bersaing dan selalu optimis dalam setiap situasi yang dihadapi.