Firdaus Firdaus
Program Studi Komunikasi STISIP Mbojo Bima

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

POLA KOMUNIKASI PEMERINTAH DAERAH DENGAN MASYARAKAT DALAM MENANGANI KONFLIK TERKAIT PENGELOLAAN PERTAMBANGAN DI KECAMATAN LAMBU KABUPATEN BIMA Firdaus Firdaus
Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan Vol. 9 No. 1 (2022): Mei : Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan
Publisher : Universitas Mbojo Bima - Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jkk.v9i1.99

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pola Komunikasi Pemerintah Daerah dengan Masyarakat dalam Menangani Konflik Terkait Pengelolaan Pertambangan di Kecamatan Lambu Kabupaten Bima”. Dengan permasalahan: 1) Bagaimanakah penerapan pola komunikasi formal dalam menangani konflik terkait pengelolaan pertambangan di Kecamatan Lambu Kabupaten Bima? 2) Bagaimanakah penerapan pola komunikasi formal dalam menangani konflik terkait pengelolaan pertambangan di Kecamatan Lambu Kabupaten Bima?. Tujuan penelitian ini yakni: 1) Untuk mengetahui penerapan pola komunikasi formal dalam menangani konflik terkait pengelolaan pertambangan di Kecamatan Lambu Kabupaten Bima. 2) Untuk mengetahui penerapan pola komunikasi formal dalam menangani konflik terkait pengelolaan pertambangan di Kecamatan Lambu Kabupaten Bima. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu: pertama, berdasarkan analisis terhadap kelima indikator dari sub variabel pola komunikasi formal dalam penyelesaian konflik, baik melalui tatap muka; pertemuan resmi; sosialisasi; seminar atau sarasehan; melalui surat resmi hasilnya rata­rata dinilai tidak pernah dilakukan oleh pihak pemerintah. Warga sangat menyayangkan sikap pemerintah yang masa bodoh dengan peristiwa yang telah merenggut korban jiwa pada Kecamatan Lambu. Kedua, berdasarkan analisis terhadap kelima indikator dari sub variabel pola komunikasi informal dalam penyelesaian konflik, baik melalui komunikasi melalui telpon; sms; rumor; gosip atau kabar burung; desas­desus, rata­rata hasilnya dinilai responden belum dilakukan. Sampai sejauh ini pemerintah tidak pernah memberikan kabar ataupun melakukan musyawarah bersama masyarakat terhadap kebijakan pengelolaan tambang emas yang akan dilakukan.