Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERENCANAAN SIMPANG BERSINYAL STUDI KASUS SIMPANG TIGA SMKN 1 TELUK KUANTAN (JL. PROKLAMASI, JL. BELIBIS, JL. TUANKU TAMBUSAI) KOTA TELUK KUANTAN Roni Ibnu Prakoso
JURNAL PERENCANAAN, SAINS DAN TEKNOLOGI (JUPERSATEK) Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Perencanaan, Sains, Teknologi, dan Komputer (JuPerSaTek)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persimpangan merupakan pertemuan dari ruas-ruas jalan yang fungsinya untuk melakukan perubahan arah arus lalulintas.. Persimpangan sebagai bagian dari suatu jaringan jalan merupakan daerah yang kritis dalam melayani arus lalulintas Dalam rangka mendukung terciptanya sistem transportasi yang handal, lancar, aman, tertib dan nyaman, terutama di daerah perkotaan maka perlu dilakukan penelitian pada Simpang Tiga SMKN 1 Teluk Kuantan. Dari hasil Peneliatian terdahulu pada jurnal Gusmulyan, M.T. (2015) tentang Studi Potensi Kecelakaan Pada Simpang Tak Bersinyal dengan Metode Traffic Conflict Technique (Near Missed Accident) membuktikan bahwa Simpang Tiga SMKN 1 Teluk Kuantan memiliki potensi kecelakaan yang tinggi. Juga telah di lakukan analisa simpang pada saat ini dan didapati bahwa derajat kejenuhan (DS) sudah mendekati titik jenuh sebesar 0.709. Berdasarkan hasil tersebut maka perlu di lakukan peningkatan status simpang dari tidak bersinyal menjadi bersinyal. Dan setelah di lakukan perencanaan dengan melalukan perhitungan dengan menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia di mana untuk lebih detailnya dapat dilihat pada Bab V didapatkan hasil waktu hilang total (LTI) untuk tiap fase sebesar 27 detik dan waktu kuning total 9 detik. Sedangkan untuk waktu merah pada tiap fase adalah 18 detik dan hijau (g) dan lengan Jl. Belibis sebesarn 85 detik (hijau), Jl. Proklamasi 86 detik (hijau), Jl. Tuanku Tambusai 37 detik (hijau).