Dwi Mutiara
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syari’ah Al - Mujaddid

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Margin Pemasaran Kue Telur Gabus pada KWT Melati di Desa Bungin Jaya Kecamatan Semendawai Timur Kabupaten OKU Timur Dwi Mutiara
Jurnal Bakti Agribisnis Vol. 6 No. 01 (2020): Jurnal Bakti Agribisnis
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Belitang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.421 KB) | DOI: 10.53488/jba.v6i01.83

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) mengetahui besar pendapatan usaha pengolahan kue telur gabus oleh KWT Melati di Desa Bungin Jaya Kecamatan Semendawai Timur Kabupaten OKU Timur, 2) mengetahui pola rantai pemasaran kue telur gabus oleh KWT Melati di Desa Bungin Jaya Kecamatan Semendawai Timur Kabupaten OKU Timur, 3) mengetahui keuntungan dan margin pemasaran kue telur gabus pada setiap saluran pemasaran oleh KWT Melati di Desa Bungin Jaya Kecamatan Semendawai Timur Kabupaten OKU Timur, 4) mengetahui perbedaan nilai bagian yang diterima (farmer’s share) KWT Melati karena perbedaan (panjang atau pendek) saluran pemasaran kue telur gabus di Desa Bungin Jaya Kecamatan Semendawai Timur Kabupaten OKU Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi usaha pengolahan kue telur gabus KWT Melati dalam satu kali proses adalah sebesar Rp 625.144, penerimaan sebesar Rp 736.900, pendapatan sebesar Rp 111.756. Nilai R/C rasio sebesar 1,18 menunjukan bahwa usaha pengolahan kue telur gabus menguntungkan. Terdapat tiga pola rantai pemasaran kue telur gabus yang melibatkan pedagang perantara dan pedagang pengecer . Keuntungan pemasaran pada saluran I adalah 100% dengan margin pemasaran sebesar Rp 0/Bks, keuntungan pemasaran saluran II sebesar 85,5 % dan 31,5% dengan margin pemasaran sebesar Rp 300/Bks, Rp 3.000/Bks dan Rp 3.000/Bks dan keuntungn pemasaran saluran III masingmasing 100%, 10% dan 11% dengan margin pemasaran masing–masing sebesar Rp 150/Bks, Rp 1.500/Bks dan Rp 1.000/Bks serta Rp 150/Bks, Rp 1.500/Bks dan Rp 4.000/Bks. Nilai farmer’s share saluran pemasaran I adalah sebesar 100%, saluran pemasaran II rata-rata adalah sebesar 74%, dan saluran pemasaran III rata-rata adalah sebesar 65%. Saluran pemasaran I lebih efisien daripada saluran pemasaran II dan III.
Strategi Pemasaran Dan Analisis Pendapatan Usaha Beras Super Tani Maju Di Desa Sritunggal Kecamatan Buay Bahuga Kabupaten Way Kanan Dwi Mutiara
Jurnal Bakti Agribisnis Vol. 7 No. 01 (2021): Jurnal Bakti Agribisnis
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Belitang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.019 KB) | DOI: 10.53488/jba.v7i01.123

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk : 1) mengetahui berapa besar pendapatan usaha “Beras Super Tani Maju” di Desa Sritunggal Kecamatan Buay Bahuga Kabupaten Way Kanan, 2) mengetahui strategi pemasaran usaha “Beras Super Tani Maju” di Desa Sritunggal Kecamatan Buay Bahuga Kabupaten Way Kanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi “Beras Super Tani Maju” Dalam satu kali proses adalah sebesar Rp 20.048.069/Proses dan pendapatan sebesar Rp 3.351.931/Proses. Berdasarkan analisis internal dan eksternal usaha beserta diagram Cartesius dapat diperoleh bahwa yang menjadi strategi utama dari usaha “Beras Super Tani Maju”adalah strategi agresif (Growth Oriented Strategy) dengan mengambil kesempatan atau peluang yang ada untuk meraih omzet yang maksimal dan dapat meningkatkan daya saing meliputi bermitra dengan pabrik (RMU) baik dalam maupun luar daerah, menentukan krikteria bahan baku (beras), memperbaiki kemasan beras dengan inovasi-inovasi, menetapkan harga beras kemasan dan mengembangkan jaringan pemasaran.
Analisis Nilai Tambah Pengolahan Belut Menjadi Keripik Belut (Study Kasus) Di Desa Kedu Kecamatan Buay Madang Timur Kabupaten Oku Timur Dwi Mutiara; Tutut Bahari Yona
Jurnal Bakti Agribisnis Vol. 7 No. 02 (2021): Jurnal Bakti Agribisnis
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Belitang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.781 KB) | DOI: 10.53488/jba.v7i02.130

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) mengetahui besarnya pendapatan yang diperoleh dari pengolahan belut menjadi keripik belut di Desa Kedu Kecamatan Buay Madang Timur Kabupaten OKU Timur, 2) mengetahui besarnya nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan belut menjadi keripik belut di Desa Kedu Kecamatan Buay Madang Timur Kabupaten OKU Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya produksi dalam pengolahan belut menjadi keripik belut yang ada di Desa Kedu Kecamatan Buay Madang Timur adalah sebesar Rp 738.380/PP, pendapatan dalam usaha pengolahan belut menjadi keripik belut di Desa Kedu adalah Rp 611,620/PP Sedangkan nilai tambah yang dihasilkan dalam usaha tersebut adalah Rp 709,120/ PP dan 78,781/ Kg dan usaha pengolahan belut menjadi keripik belut menguntungkan dan layak untuk dikembangkan di Desa Kedu Kecamatan Buay Madang Timur dengan beberapa indikatornya adalah RC ratio sebesar 1,83. BEP Harga sebesar Rp 82.042 /Kg, BEP Produksi sebesar 1 kg, BEP Penerimaan sebesar Rp 72,680