Yohanes Joko Saptono
Sekolah Tinggi Teologi Iman Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Teologi Paulus tentang Pengharapan Hidup Kekal dalam Surat Titus Ayub Rusmanto; Yohanes Joko Saptono
Jurnal EFATA: Jurnal Teologi dan Pelayanan Vol 9, No 1: Desember 2022
Publisher : STT Iman Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47543/efata.v9i1.79

Abstract

Artikel ini berangkat dari mencari Kitab Titus adalah surat yang ditulis Paulus kepada Titus yang dikategorikan dalam surat pastoral. Surat Titus ini pendek terdiri dari 3 pasal dan 46 ayat. aplikasipun membentangkan perilaku Kristen yang layak dan menegaskan bahwa perilaku Kristen harus didasarkan pada kebenaran Kristen. Penulis berfokus teologis tentang Paulus tentang masa kini abadi, masa yang akan datang dalam kitab Titus. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif berusaha mendeskrepsikan serial kehidupan sebelumnya, masa kini yang akan datang dengan eksegesis yaitu dengan menjelaskan atau hermeneutik teks. Artikel ini bertujuan untuk meneliti terus hidup masa kini, masa akan datang yang terkandung dalam (Tit. 1:2; 2:13; 3:7).Paulus memberikan penuntun kepada orang Kristen untuk tetap mengharapkan penggenapan dari penghargaan yang diberikan kepada Allah yang Mahabesar dan kita Yesus Kristus” (Tit. 2:13). Orang-orang tidak percaya pada dasarnya masa kini telah menjalani kehidupan di zaman baru hidup di dalam Kristus dan eskatologi atau hidup kekal masa yang akan datang. 
Berjumpa Kemajemukan dalam Ruang Virtual: Upaya Membangun Toleransi melalui Pendidikan Kristen Hakmoni Daud Parhusip; Yohanes Joko Saptono
Jurnal Teologi Gracia Deo Vol 6, No 2: Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Baptis, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46929/graciadeo.v6i2.203

Abstract

This article investigates and describes the role of virtual space in dealing with religious pluralism in the context of Christian religious education. Considering digital technology's advanced and massive development, virtual space has become an essential platform for interfaith interaction. Both as broadcasting and spiritual formation, but the main focus is on how individuals and Christian communities use virtual space to promote tolerance and mutual respect as the basis of social life and, of course, as an understanding of various beliefs through a descriptive qualitative method with a study approach and literature review. This journal article analyzes the strategies and practices used by Christian communities in facing the challenges of religious pluralism in virtual space. The results show the importance of inclusive approaches and inter-religious dialog in building tolerance and respect amidst the challenges of a fast-paced era full of modern technological sophistication. The practical and theoretical implications of the findings are discussed, as well as recommendations for developing Christian religious education that is more adaptive to the increasingly complex realities of virtual space.  AbstrakArtikel ini menginvestigasi dan mendeskripsikan peran ruang virtual dalam menghadapi kemajemukan agama dalam konteks pendidikan agama Kristen. Menilik semakin maju dan massifnya perkembangan teknologi digital, ruang virtual menjadi platform penting bagi interaksi lintas agama. Baik sebagai siar maupun pembinaan rohani, namjun fokus utama adalah bagaimana personal maupun komunitas kekristenan menggunakan ruang virtual untuk mempromosikan toleransi dan saling menghargai sebagai dasar dari hidup bermasyarakat, tentunya hal itu sebagai pengertian di antara berbagai kepercayaan. Melalui metode kualitatif deskritif dengan pendekatan studi dan tinjauan literatur. Maka artikel jurnal ini menganalisis strategi dan praktek yang digunakan oleh komunitas Kristen dalam menghadapi tantangan kemajemukan agama dalam ruang virtual. Hasil penelitian menunjukkan pentingnya pendekatan inklusif dan dialog antar-agama dalam membangun toleransi dan bentyuk menghargai yang kokoh di tengah tantangan zaman yang cepat penuh dengan kecanggihan teknologi yang modern. Implikasi praktis dan teoritis dari temuan ini dibahas, serta rekomendasi untuk pengembangan pendidikan agama Kristen yang lebih adaptif terhadap realitas ruang virtual yang semakin kompleks.