Latar Belakang : Buku merupakan salah satu produk yang berasal dari pemikiran dan gambaran hasil karya seseorang. Bagi sebagian kecil masyakarat, membaca buku fisik saat ini masih menjadi pilihan dibandingkan dengan membaca buku digital atau e-book. Hal ini erat kaitannya dengan usia, lingkungan tempat tinggal serta tingkat pendidikan. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak industri buku digital terhadap proses pemikiran kreatif penulis dan preferensi masyarakat. Hal ini dilakukan untuk memahami apakah perkembangan industri buku digital mengganggu proses kreatif penulis dan mengubah preferensi masyarakat dalam memilih buku fisik atau buku digital. Metode : Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif komparatif. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dan penelitian yang relevan dengan topik yang dibahas. Hasil dan Pembahasan : Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan beberapa dampak industri buku digital terhadap proses pemikiran kreatif penulis dan preferensi masyarakat. Pertama, industri buku digital memberikan peluang lebih luas bagi penulis untuk menerbitkan karya mereka tanpa terbatas oleh ketersediaan ruang fisik dalam bentuk buku fisik. Kesimpulan : Seiring dengan perkembangan zaman saat ini telah banyak bertumbuh industri penerbitan dan juga profesi penulis buku namun tidak diakhri dengan mencetak buku fisik, melainkan dalam bentuk digital saja. Proses penjualan e-book ini kian hari bertambah banyak hingga menjadi sebuah industri yang mumpuni untuk menopang kebutuhan ekonomi masyarakat. Namun sebenarnya proses pemikiran yang kreatif seorang penulis buku dapat terganggu dengan tumbuhnya industri buku digital, dikarenakan bentuk fisik hasil kreatifitas yang tidak terlihat, serta pertimbangan semakin melemahnya daya beli masyarakat terhadap buku yang dicetak dalam bentuk fisik atau konvensional.