Caroline Putri Pratama, Caroline Putri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Central Asia as a Regional Security Complex from the Perspectives of Realism, Liberalism and Constructivism Pratama, Caroline Putri
Global: Jurnal Politik Internasional Vol. 15, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan menganalisis kawasan Asia Tengah, dilihat dari perspektif Realisme, Liberalisme dan Konstruktivisme, melalui teori Regional Security Complex oleh Barry Buzan dan Ole Waever. Teori ini hendak menunjukkan keamanan regional berdasarkan interdependensi antar unit dalam kawasan dilihat dari struktur power dan proses sekuritisasi di dalamnya, demikian pola hubungan keamanan dalam kawasan Asia Tengah berusaha dijelaskan dengan elemen-elemen dari ketiga paradigma yang terdapat dalam teori tersebut. Hasil analisis tulisan ini menunjukkan bahwa Asia Tengah dipandang sebagai bentuk insecurity interdependence by external forces dari perspektif Realis, security interdependence by interest dari perspektif Liberalis dan securitization interdependence by understanding of threat/security dari perspektif Konstruktivis. Kompleks keamanan Asia Tengah termasuk dalam tipe kompleks keamanan Great Power, terlihat dari peran besar kekuatan-kekuatan eksternal terutama Rusia dan Cina dalam kawasan tersebut; baik dalam pembentukan pola pertemanan dengan kerjasama, pola permusuhan dengan persaingan dan ketakutan, juga proses sekuritisasi isu separatisme, ekstremisme dan terorisme sebagai ancaman terhadap keamanan regional.Tulisan ini diambil dari tugas karya akhir penulis yang diajukan untuk medapatkan gelar Sarjana Sosial dari Departemen Ilmu Hubungan Internasional, Universitas Indonesia.
Perkembangan Five Power Defence Arranggements dalam Menanggapi Dinamika Keamanan Asia Tenggara pasca Perang Dingin Pratama, Caroline Putri; Candra, Darang Sahdana
Global: Jurnal Politik Internasional Vol. 16, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Five Power Defence Arrangements (FPDA) is a regional security institution in Southeast Asia, with Malaysia, Singapore, Australia, New Zealand, and United Kingdom as its members. As one of the oldest, and still existing, regional security institution in the Southeast Asia region, FPDA’s existence seems to be unheard of, compared to the region’s Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) or even the Cold War’s Southeast Asia Treaty Organization (SEATO). Although FPDA was created in the height of the Cold War, as well as in response to the potential hegemonic Indonesian threat to former British colonies, the institution is still exist even after both original existential threat wanes. In the end, how the FPDA can maintain its existence in the changing security dynamics in the region, especially after the end of the Cold War, is an interesting piece of puzzle to be solved.