Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Effect of Foreign Debt on Economic Growth in Indonesia Cindy Yentika Naibaho; Siti Rahma; Khairani Alawiyah Matondang
Indonesian Journal of Advanced Research Vol. 2 No. 7 (2023): July 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijar.v2i7.4327

Abstract

Economic development is very important for third world countries, including our country Indonesia, in reducing the distance behind the economy and social welfare from advanced industrial countries. Efforts to develop the economy in these countries which are generally initiated by the government are somewhat limited due to the lack of effective economic resources, the most important of which is capital resources, in particular, which often serve as catalysts for development. In order to meet the shortage of capital resources the government and the countries involved tried to bring in foreign capital through various types of loans. In the short term, foreign debt greatly assists the Indonesian government in its efforts to cover the deficit in the state revenue and expenditure budget. Because routine spending and development spending are quite a lot. So that it can accelerate economic growth faster according to the target. However, in the long term, it turns out that the government's foreign debt can cause various economic problems in Indonesia.
Bayi Tabung Sebagai Teknologi Reproduksi Berbantu dalam Perspektif Islam Analisis Hukum, Syarat, dan Batasan Syariah Nurmayani Nurmayani; Nazwa Ahmad Harahap; Nadira Andini; Dhiya Maitsa Ariiba; Harfa Nabila; Sylvi Andika; Siti Rahma; Indah Rahmadani; Putri Nabila Aulia Harahap; Muhammad Sofa Siregar
Imanu: Jurnal Hukum dan Peradaban Islam Vol. 2 No. 03 (2026): IMANU: Jurnal Hukum dan Peradaban Islam
Publisher : IMANU: Jurnal Hukum dan Peradaban Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi reproduksi berbantu melalui fertilisasi in vitro (IVF) atau bayi tabung menjadi alternatif bagi pasangan suami istri yang mengalami kesulitan memperoleh keturunan. Dalam Islam, penerapannya tidak hanya berkaitan dengan aspek medis, tetapi juga hukum, nasab, dan status perkawinan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hukum, syarat, dan batasan syariah dalam pelaksanaan bayi tabung. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan dan analisis deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bayi tabung diperbolehkan apabila sperma berasal dari suami, ovum dari istri, embrio ditanamkan pada rahim istri sendiri, dan proses dilakukan selama perkawinan masih sah. Sebaliknya, penggunaan donor sperma, donor ovum, rahim pengganti, atau pelaksanaan setelah berakhirnya perkawinan tidak diperbolehkan karena berpotensi menimbulkan ketidakjelasan nasab. Dengan demikian, pelaksanaan bayi tabung dalam Islam harus memperhatikan prinsip hifz al-nasl serta menjaga kejelasan nasab dan kedudukan anak.