Wensi Sapitri
Universitas Kader Bangsa Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH METODE PENGERINGAN SIMPLISIA TERHADAP KADAR FLAVONOID TOTAL DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN PETAI CINA (Leucaena leucocephala (Lam.) De Wit) DENGAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Wensi Sapitri; Mauritz Pandapotan Marpaung
SPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIA Vol. 5 No. 1 (2023): Januari - Juni 2023
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/spin.v5i1.6218

Abstract

Bagian tanaman obat yang dapat dimanfaatkan untuk bahan obat yaitu seperti daun petai cina karena memiliki zat aktif berupa flavonoid sebagai antioksidan. Metode pengeringan bahan alam merupakan aspek yang dapat mempengaruhi kandungan senyawa aktif dan aktivitas biologisnya. Tujuan penelitian ini menganalisis perbedaan metode pengeringan terhadap kandungan flavonoid total dan aktivitas antioksidan daun petai cina. Pengeringan simplisia dilakukan dengan tiga metode pengeringan yaitu sinar matahari langsung, pengeringan di suhu ruangan, dan pengeringan di oven pada temperatur 40°C. Penetapan kandungan flavonoid dan aktivitas antioksidan dianalisis melalui metode spektrofotometri UV-Vis. Rata-rata kadar flavonoid total pada tiga metode pengeringan yaitu sinar matahari langsung sebesar 4,074 %, pengeringan pada suhu ruangan sebesar 5,606 , dan oven pada temperatur 40°C sebesar 3,160 %. Hasil uji aktivitas antioksidan ekstrak daun petai cina dengan kategori sangat kuat yaitu pada metode pengeringan sinar matahari langsung IC50 = 5,3657 ppm, pada suhu ruangan IC50 = 5,3804 ppm, dan oven pada temperatur 40°C IC50 = 3,4056 ppm.