Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam menumbuhkan sikap toleransi dan tanggung jawab pada pembelajaran IPS kelas VIII di MTsN 4 Tulungagung, serta mengidentifikasi tantangan dan dampak dari penerapan strategi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif naratif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan subjek penelitian guru IPS, guru BK, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dilakukan melalui metode group discussion, kerja kelompok, penerapan three curriculum, integrasi nilai toleransi dan tanggung jawab dalam materi IPS, program Buku Karakter Cinta, keteladanan guru, serta kolaborasi antar guru. Strategi tersebut mampu menciptakan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga pembentukan karakter siswa. Tantangan yang dihadapi meliputi perbedaan karakter siswa, rendahnya partisipasi dalam diskusi kelompok, pengaruh lingkungan keluarga, serta keterbatasan layanan bimbingan konseling. Meskipun demikian, penerapan strategi tersebut memberikan dampak positif terhadap perkembangan sikap siswa, seperti meningkatnya kedisiplinan, toleransi, rasa percaya diri, kemampuan bekerja sama, dan berkurangnya sikap individualis. Siswa mulai terbiasa menghargai pendapat teman, menyelesaikan tugas dengan lebih bertanggung jawab, serta menunjukkan perilaku sosial yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari. Namun, perubahan tersebut terjadi secara bertahap dan masih memerlukan pembiasaan serta pembinaan secara berkelanjutan agar sikap toleransi dan tanggung jawab dapat berkembang secara optimal. Dengan demikian, strategi guru memiliki peran penting dalam pembentukan karakter siswa melalui pembelajaran IPS.