Media pembelajaran berfungsi sebagai alat bantu untuk memudahkan interaksi antara pendidik dan peserta didik. Namun masih ada media pembelajaran yang belum mampu memaksimalkan interaksi tersebut, sehingga proses pembelajaran masih cenderung monoton dan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran masih kurang. Sedangkan pada saat ini dalam tuntutan kurikulum peserta didik diharuskan aktif dalam proses pembelajaran. Untuk itu model pembelajaran yang dapat memudahkan peserta didik memahami materi adalah Problem Based Learning (PBL) karena melalui model PBL ini peserta didik diberi stimulus terlebih dahulu pada suatu contoh permasalahan yang dapat mereka temukan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga peserta didik aktif menggali informasi terkait penyebab dan solusi yang dapat dilakukan untuk memecahkan suatu permasalahan. Selain itu, kurangnya variasi media pembelajaran yang digunakan pada saat ini juga menjadi faktor kesulitan peserta didik dalam belajar. Jadi media pembelajaran harus dibuat semenarik mungkin dan disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik agar dapat membantu dalam memahami materi yang mereka rasa sulit untuk dipelajari. Salah satunya melalui media pembelajaran berupa modul. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan peserta didik terhadap media pembelajaran berupa modul pada pembelajaran biologi di kelas XI IPA SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu satu orang guru biologi dan 44 orang peserta didik kelas XI IPA SMA. Dari hasil analisis diketahui bahwa peserta didik sangat membutuhkan media pembelajaran berupa modul yang sesuai dengan kebutuhannya agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan efektif dan efisien.