Sitti Hartinah
Universitas Pancasakti

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Model Pembentukan Karakter Pelajar Pancasila dengan Pendekatan Collaborative for the Advancement of Social and Emotional learning (CASEL) Ary Sulistyowati; Sitti Hartinah; Hanung Sudibyo
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter diberikan untuk memberikan tekanan pada nila-nilai tertentu seperti rasa tanggung jawab, jujur, peduli, hormat, adil, memiliki sikap tolerasi agar dapat membantu siswa untuk memperhatikan, memahami, dan melakukan nilai-nilai tersebut dalam kehidupannya sehari-hari. Pendidikan karakter tentunya dapat diwujudkan apabila pendidik memberikan pendidikan, pelatihan,pengarahan, pengajaran dan bimbingan kepada peserta didik.Pendidikan adalah sebuah proses secara terencana dan dalam keadaan yang sadar demi tercapainya tujuan pembelajaran yang di dalamnya menjadikan siswa dapat berpartisipasi secara aktif dalam proses pengembangan potensi dirinya sendiri. Siswa akan mempunyai kemampuan pengendalian diri, kecerdasan, spiritual keagamaan, akhlak mulia, dan keterampilan yang diperlukan dalam kehidupan social. Karakter mengacu pada serangkaian sikap (attitude),perilaku (behaviors),motivasi (motivasion), dan ketrampilan (skills). Karakter meliputi sikap seperti keinginan untuk melakukan hal yang terbaik, kapasitas intelektual seperti berpikir kritis dan alasan moral, perilkau seperti jujur dan bertanggungjawab, mempertahankan prinsip-prinsip moral dalam situasi penuh ketidakadilan, kecakapan interpersonal dan emosional yang memungkinkan seseorang berinteraksi secara efektif dalam berbagai keadaan,dan komitmen untuk kontribusi dengan komunitas dan masyarakatnya. Karakteristik adalah realisasi perkembangan positif sebagai individu (intelektual, social, emosional, dan etika ). Individu yang berkarakter baik adalah seseorang yang berusaha melakukan hal yang terbaik. Menerapkan Pendidikan social emosi dalam ghal ini dengan pendekatan CASEL (Collaborative for the Advancement of Social and Emotional Learning). CASEL adalah sebuah organisasi yang bertujuan memberikan kampanye dan advokasi untuk penerapan Pendidikan social emosi dengan berdasarkan pada riset dan bukti ilmiah terkait penerapan Pendidikan social emosi ini. Pembelajaran Sosial Emosional dalam kerangka CASEL ini mencakup 5 komponen yaitu: Kesadaran Diri (Self Awareness), Pengelolaan Diri (Self Management), Kesadaran Sosial (Social Awareness), Kemampuan Berinteraksi Sosial (Relationship Skills), Pengambilan Keputusan Bertanggung Jawab (Responsible Decision-Making).Tujuan pada Pembelajaran Sosial dan Emosional merupakan menciptakan pembelajaran yang dilakukan secara kolaboratif oleh seluruh komunitas sekolah. Proses kolaborasi ini memungkinkan anak dan pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah memperoleh dan menerapkan pengetahuan, keterampilan dan sikap positif mengenai aspek sosial dan emosional agar dapat Memahami, menghayati, dan mengelola emosi (kesadaran diri),Menetapkan dan mencapai tujuan positif (pengelolaan diri),Merasakan dan menunjukkan empati kepada orang lain (kesadaran sosial) Membangun dan mempertahankan hubungan yang positif (keterampilan berelasi), Membuat keputusan yang bertanggung jawab. (pengambilan keputusan yang bertanggung jawab).