Rafita Yuniarti
Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah, Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Formulasi Sediaan Sabun Cair Ekstrak Etanol Daun Jambu Bol (Syizigium Malaccense (L.) Merr) Dan Uji Aktivitas Antibakteri Terhadap Staphylococcus Epidermidis Prastika Embun Pamungkas; Rafita Yuniarti
Journal of Health and Medical Science Volume 3 Nomor 4 Oktober 2024
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jhms.v1i1.532

Abstract

Jambu bol (Syzigium malaccense (L.) Merr) merupakan tanaman pendatang dari Malaya yang kemudian menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia.Di Indonesia jambu bol banyak terdapat di Jawa Tengah dan Jawa Barat. Daun jambu bol diketahui dapat berfungsi sebagai antioksidan, antiinflamasi, antidiabetes, dan antibakteri karena adanya kandungan metabolit sekunder dalam daun jambu bol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder ekstrak etanol daun jambu bol, memformulasikan ekstrak etanol daun jambu bol menjadi sabun cair, mengetahui mutu fisik sediaan dan menguji aktivitas terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dengan metode difusi agar menggunakan cakram. Konsentrasi yang digunakan pada penelitian ini adalah 2,5%, 5%, dan 7,5%. Pada karakteristik sediaan dilakukan uji stabilitas, pH sediaan, homogenitas, ketinggian busa, viskositas, dan bobot jenis. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun jambu bol dapatdiformulasikan menjadi sediaan sabun cair, dan hasil pengujian secara mikrobiologi didapatzona hambat pada F1 konsentrasi ekstrak 2,5% yaitu sebesar 13,3 mm, F2 konsentrasi ekstrak 5% yaitu sebesar 15,3 mm, sedangkan pada F3 konsentrasi 7,5% yaitu sebesar 17,3 mm. kesimpulan sediaan sabun cair ekstrak etanol daun jambu bol (Syzigium malaccense (L.) Merr) memiliki aktivitas antibakteri untuk menghambat pertumbuhan Staphylococcus epidermidis serta memiliki karakteristik sediaan yang baik.
Formulasi Sediaan Gel Hand Sanitizer Ekstrak Etanol Daun Tekelan (Chromolaena odorata L.) R. King & H. Rob Dan Uji Aktivitas Antibakteri Terhadap Staphylococcus Epidermidis Putri Alawiyah Daulay; Rafita Yuniarti
Journal of Health and Medical Science Volume 3 Nomor 4 Oktober 2024
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jhms.v1i1.533

Abstract

Tumbuhan dengan nama latin Chromolaena odorata L R. King & H. Rob atau yang dikenal dengan nama tekelan merupakan salah satu tumbuhan gulma yang dapat dimanfaatkan sebagai obat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder daun tekelan, memformulasikan ekstrak etanol daun tekelan menjadi sediaan gel hand sanitizer, mengetahui mutu fisik sediaan dan aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan uji skrining fitokimia, Cycling test, uji aktivitas antibakteri dengan metode difusi agar menggunakan cakram. Hasil uji skrining fitokimia ekstrak daun tekelan (Chromolaena odorata L.) R. King & H.Rob mengandung alkaloid, flavonoid, steroid, saponin dan tanin. Hasil uji Cycling test sediaan gel hand sanitizer ekstrak etanol daun tekelan (Chromolaena odorata L.) R. King & H. Rob cukup stabil, dilihat dari organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar dan viskositas. Aktivitas antibakteri pada konsentrasi 1%, 2%, 3% dan kontrol positif mempunyai daya hambat 12 mm, 14,6 mm, 17,1 mm, dan 10 mm terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis. Kesimpulan sediaan gel hand sanitizer ekstrak etanol daun tekelan (Chromolaena odorata L.) R. King & H. Rob memiliki aktivitas antibakteri untuk menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis serta memiliki mutu fisik yang baik.