Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PERILAKU KONSUMSI MIE INSTAN (Instan Noodles) DENGAN INDEKS MASA TUBUH (IMT) MAHASISWA STIKES PERSADA NABIRE Bau Kanang; Pamerlia R Rumkorem; Olince Nawipa; Agustina Madai; Jemi Mote
Journal Of Midwifery And Nursing Studies Vol. 6 No. 2 (2024): Edisi November 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jmns.v6i2.140

Abstract

Latar Belakang: Mie instan merupakan makanan cepat saji yang berbentuk petak dan memiliki cita rasa yang lezat. Mengkonsumsi mie instan secara terus menerus akan menyebabkan menumpuknya zat karsinogenik di dalam tubuh dan dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker, keguguran, terhambatnya proses metabolisme di dalam tubuh, bahaya Propylene glycol, pencernaan dapat terganggu, serta dapat menyebabkan terjadinya obesitas ataupun kegemukan. Tujuan: untuk mengetahui Pengaruh Perilaku Konsumsi Mie Instan (Instan Noodles) Dengan Indeks Masa Tubuh (Imt) Mahasiswa Stikes Persada Nabire. Metode: penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, Populasi keseluruhan 286 Mahasiswa STIKes Persada Nabire 2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin sehingga sampel 75 mahasiswa. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuisioner untuk mengetahui konsumsi mie instan responden dan untuk mengatahui status gizi dengan mengukur IMT responden menggunakan timbangan berat badan dan mikrotoa. Hasil : menunjukkan perilaku konsumsi mie instan berdasarkan tindakan diperoleh nilai P=0,818 tidak ada hubungan antara perilaku konsumsi mi instan terhadap tindakan dengan IMT. Kesimpulan: tidak ada hubungan antara perilaku konsumsi mi instan terhadap tindakan dengan IMT
Integrasi Edukasi Gizi Dan Farmasi Dalam Peningkatan Kepatuhan Penggunaan Kontrasepsi Pada Wanita Usia Subur: Pendekatan Administrasi Kebijakan Kesehatan Yusriani Yusriani; Bau Kanang; Herlianty Herlianty; Makhrajani Majid; Besse Dwy Ayu Paramitha Dai; Zulkarnain Zulkarnain
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.614

Abstract

Kepatuhan penggunaan kontrasepsi pada wanita usia subur (WUS) merupakan faktor kunci keberhasilan program keluarga berencana karena ketidakpatuhan berkontribusi pada kegagalan metode dan kehamilan tidak direncanakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh integrasi edukasi gizi dan farmasi terhadap kepatuhan penggunaan kontrasepsi pada WUS serta implikasinya bagi kebijakan administrasi kesehatan. Penelitian quasi-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest dilakukan pada 30 WUS akseptor kontrasepsi di (nama lokasi) pada (bulan) 2026. Intervensi berupa dua sesi edukasi terintegrasi gizi–farmasi diberikan selama 2 minggu melalui konseling terstruktur dan kartu pengingat jadwal kontrol. Kepatuhan diukur menggunakan skor kepatuhan (0–10) dan ketepatan jadwal kontrol, kemudian dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan sebelum intervensi 20 responden (66,7%) tidak patuh dan 10 responden (33,3%) patuh; setelah intervensi proporsi patuh meningkat menjadi 24 responden (80,0%). Median skor kepatuhan meningkat dari 4 (2–7) menjadi 8 (5–10) dengan p = 0,000 (p < 0,001) yang menunjukkan pengaruh signifikan integrasi edukasi terhadap peningkatan kepatuhan kontrasepsi. Temuan ini mendukung pentingnya penguatan kebijakan administrasi kesehatan melalui SOP konseling kolaboratif lintas profesi, sistem pengingat jadwal, serta monitoring kepatuhan untuk menjaga keberlanjutan layanan KB
PENINGKATAN LITERASI KESEHATAN MASYARAKAT MELALUI EDUKASI PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR DI DESA RANNALOE, KECAMATAN BUNGAYA, KABUPATEN GOWA TAHUN 2025 Muh Yunus M.Kes; Irmawati S; Bau Kanang; Erlina HB
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (JUPENGMAS) Vol 2 No 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : CV. CAHAYA BINTANG CEMERLANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jupengmas.v2i2.108

Abstract

Penyakit menular masih menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat di wilayah pedesaan, termasuk Desa Rannaloe, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa. Rendahnya literasi kesehatan serta keterbatasan akses informasi menyebabkan masyarakat kurang memahami cara pencegahan dan penanganan awal penyakit menular seperti ISPA, diare, penyakit kulit, dan demam berdarah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui edukasi terstruktur mengenai pencegahan penyakit menular. Metode pelaksanaan meliputi survei awal, penyuluhan kesehatan, demonstrasi praktik cuci tangan dan sanitasi yang benar, serta pembagian media edukasi berupa leaflet dan poster. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), sanitasi lingkungan, serta langkah-langkah pencegahan penyakit menular. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Rannaloe mampu menerapkan PHBS secara konsisten guna menurunkan risiko penularan penyakit dan meningkatkan derajat kesehatan lingkungan secara berkelanjutan.Literasi Kesehatan, Penyakit Menular, Edukasi Kesehatan, PHBS,