Ristiana Eryati
Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Mulawarman

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi dan Perbandingan Komposisi Kepadatan Mesodebris pada Pantai Wisata Fadhila Nurhayati; Irwan Ramadhan Ritonga; Ristiana Eryati
BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Vol 6 No 1 (2023): BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/bioedusains.v6i1.5720

Abstract

This study aimed to determine the type, composition and density of mesodebris based on seasonal differences (periods I and II). Sampling was conducted using the purposive sampling method. There were 5 lanes of transects randomised to determine the sub-transect box. Mesodebris samples were taken by excavating surface sediments (± 3 cm) and filtered with 0.5 cm x 0.5 cm size at Lamaru beach, Balikpapan City. All samples were collected, grouped and counted to determine the type, number, weight and density of mesodebris. The analysis results showed that 6 types of mesodebris were found in the study site such as plastic, plastic foam, glass, cloth, wood and rubber. The highest mesodebris composition for the number category was plastic (80%) in period II, while the highest weight composition was found in period I at 51%. The density of mesodebris with the most number category was found in period II (1.64 amount/m2). From the results of the study it can be concluded that there was no significant difference in the mesodebris density between periods I and II at Lamaru Tourism Beach, Balikpapan City. The main sources of mesodebris in the study area come from tourist activities, local residents' activities on land, and water runoff from the Manggar River. Keywords: Balikpapan, Density, Mesodebris, Season
Analisis Kelimpahan Mikroplastik di Dalam Saluran Pencernaan Ikan Bawis (Siganus canaliculatus) Hasil Tangkapan Nelayan Lokal di Perairan Kota Bontang Fitriyani Fitriyani; Ristiana Eryati; Irwan Ramadhan Ritonga
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 3 (2025): May 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.3.784-791

Abstract

Mikroplastik berasal dari makroplastik yang terdegradasi dengan ukuran < 5 mm, sehingga dapat tertelan oleh biota perairan salah satunya ikan Bawis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tipe mikroplastik dan korelasi antara ukuran ikan dengan kelimpahan mikroplastik pada saluran pencernaan ikan Bawis. Total 45 ekor sampel ikan Bawis dikumpulkan pada bulan Januari 2024 dari hasil tangkapan nelayan di Perairan Bontang Kuala. Analisis laboratorium diawali dengan mengukur panjang (cm) dan berat (gr) ikan, melakukan pembedahan saluran pencernaan, destruksi bahan organik dan mengidentifikasi mikroplastik menggunakan mikroskop. Destruksi bahan organik dilakukan dengan menambahkan NaCl jenuh, KOH 22% dan H2O2 30% pada saluran pencernaan yang sebelumnya telah dikeringkan. Tiga tipe mikroplastik ditemukan di seluruh sampel saluran pencernaan yang didominasi tipe fragmen (44%), fiber (44%), dan film (12%). Diantara tipe mikroplastik, fragmen merupakan tipe mikroplastik dengan kelimpahan tertinggi yaitu (3,53 partikel/individu). Warna mikroplastik yang paling melimpah adalah hitam (64%). Ditemukan hubungan yang sedang dan signifikan (p<0,05) antara panjang dan berat ikan terhadap kelimpahan mikroplastik pada pencernaan ikan Bawis.