Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perlindungan Hukum terhadap Pekerja yang Terkena Pemutusan Hubungan Kerja di Masa Pandemi Covid-19 Rafika Hasna; Reihandika Febriansyach; Ronaldo Putra Pratama Sinurat; Ferry Irawan
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v3i1.450

Abstract

Perlindungan hukum untuk pekerja atau buruh sangat diperlukan. Di masa pandemi Covid-19, banyak gejolak yang terjadi di perusahaan yang bisa menyebabkan perusahaan mengalami kerugian dan bisa berdampak pada pekerja dari perusahaan itu sendiri. Para pekerja bisa terkena imbasnya seperti pengurangan upah atau gaji hingga pemutusan hubungan kerja (PHK) sehingga mereka tidak bisa bekerja dan menghidupi keluarganya. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui bentuk perlindungan hukum terhadap pekerja di masa pandemi Covid-19 jika dilihat dari peraturan perundang-undangan tentang perburuhan. Metode penelitian yang digunakan dalam tulisan ini adalah metode penelitian yuridis normatif yang mengkaji ketentuan-ketentuan hukum positif, asas hukum, maupun doktrin hukum yang menggunakan pendekatan Peraturan Perundang-undangan dan Pendekatan Konsep yang berarti pendekatan yang dilakukan dengan menelaah Undang-undang dan peraturan lain yang berkaitan dengan permasalahan yang sedang dibahas. Hasil pembahasan menunjukkan sebagai berikut. Pertama, hak-hak pekerja yang harus didapatkan seperti tidak ada diskriminasi bagi pekerja dalam memperoleh pekerjaan, pelatihan kerja merupakan hak buruh, kesempatan pelatihan kerja adalah sama bagi setiap pekerja, dan lain-lain. Kedua, itu pemerintah berkewajiban untuk membuat program-program yang menunjang pekerja yang dirumahkan karena pandemi yaitu kartu prakerja, program padat karya, pemberian dana insentif, dan bentuk padat karya yang diharapkan bisa menekan dampak dari PHK yang dialami pekerja.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEMISKINAN SEBAGAI UPAYA PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI INDONESIA Ronaldo Putra Pratama Sinurat
Registratie Vol 5 No 2 (2023): Registratie
Publisher : Program Studi Studi Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jurnalregistratie.v5i2.3554

Abstract

Kemiskinan merupakan permasalahan sulit yang melanda bangsa ini. Ketika masyarakat miskin, perekonomian dan kualitas hidup negara akan menderita. Penting untuk mengkaji penyebab kemiskinan agar dapat memeranginya secara efektif. Indeks Pembangunan Manusia, Inflasi, dan Pengangguran dikaji kaitannya dengan kemiskinan di Indonesia. Model regresi linier berganda Ordinary Least Squares (OLS) digunakan dalam penelitian kuantitatif. Korelasi antara kemiskinan, indeks pembangunan manusia, inflasi, dan pengangguran di Indonesia akan dihitung. Tingkat kemiskinan di Indonesia terbukti dipengaruhi oleh Indeks Pembangunan Manusia (IPM), inflasi, dan pengangguran sekaligus. Indeks Pembangunan Manusia terbukti memiliki hubungan negatif dan signifikan secara statistik dengan kemiskinan. Sementara itu, inflasi dan pengangguran tidak mempunyai dampak yang besar. Penelitian ini akan memberikan landasan bagi penerapan kebijakan yang dapat membantu mengentaskan kemiskinan di Indonesia. Kata kunci: IPM, Inflasi, Regresi Linier Berganda, Kemiskinan, Pengangguran
Pengaruh Kemiskinan, IPM, Dan Pengangguran Terhadap PDRB Provinsi Nusa Tenggara Barat Ronaldo Putra Pratama Sinurat
JEKP (Jurnal Ekonomi dan Keuangan Publik) Vol. 11 No. 2 (2024): JEKP (Jurnal Ekonomi dan Keuangan Publik)
Publisher : Program Studi Keuangan Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jekp.v11i2.4722

Abstract

Abstract West Nusa Tenggara is one of the provinces with the largest natural resources. However, the economic level of West Nusa Tenggara Province is one of the lowest in Indonesia. This study aims to analyze the effect of poverty, HDI, and unemployment on the GRDP of West Nusa Tenggara Province during the period 2016-2023. The analysis in this study uses multiple linear regression with time series data. The results of this study indicate that poverty and HDI have a significant effect on GRDP, while unemployment does not have a significant effect. These results can be one of the considerations for designing policies to improve the economy in West Nusa Tenggara Province Keywords : West Nusa Tenggara, GRDP, Poverty, Human Development Index, Unemployment Abstrak Nusa Tenggara Barat merupakan salah satu provinsi dengan sumber daya alam terbesar. Namun, tingkat perekonomian Provinsi Nusa Tenggara Barat merupakan salah satu terendah di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemiskinan, IPM, dan pengangguran terhadap PDRB Provinsi Nusa Tenggara Barat selama periode 2016 - 2023. Analisis pada penelitian ini menggunakan regresi linear berganda dengan data berbentuk time series. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kemiskinan dan IPM memiliki pengaruh yang signifikan terhadap PDRB, sedangkan pengangguran tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Hasil ini dapat menjadi salah satu pertimbangan untuk merancang kebijakan guna meningkatkan perekonomian di Provinsi Nusa Tenggara Barat Kata Kunci : Nusa Tenggara Barat, PDRB, Kemiskinan, IPM, Pengangguran